Bupati Jember Gagas Panggung Hiburan Rakyat di Alun-alun Kecamatan

  • Whatsapp
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dalam acara Gita Svara Nuswantara, di Warung Apresiasi, Jalan Tidar, Sumbersari, Sabtu (172/2019).
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dalam acara Gita Svara Nuswantara, di Warung Apresiasi, Jalan Tidar, Sumbersari, Sabtu (172/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, menyatakan, saat ini merancang sajian tontonan untuk menghibur masyarakat di seluruh Kabupaten Jember. Tontonan ini akan digelar di alun-alun ibukota kecamatan pada setiap hari Sabtu dan Minggu.

Untuk rencana ini, di beberapa alu-alun kecamatan sudah dibangun taman publik dan ruang terbuka. Mereka yang akan memberikan tontonan menghibur di alun-alun itu, merupakan komunitas-komunitas seni yang ada dan tumbuh di Jember.

“Karena sekarang kita membangun alun-alun kecamatan, supaya semua kegiatan tidak tersentral di alun- alun kabupaten,” ujar Bupati Faida, dalam acara Gita Svara Nuswantara, di Warung Apresiasi, Jalan Tidar, Sumbersari, Sabtu (172/2019).

Tontonan di alun-alun kecamatan itu akan memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus sebagai apresiasi kepada para seniman dan budayawan. “Saya yakin dan percaya, zona apresiasi akan diminati masyarakat luas dan menjadi zona hiburan alternatif masyarakat, serta menjadi panggung untuk para seniman juga budayawan,” tutur bupati.

Tontonan untuk menghibur masyarakat tersebut sesuai 22 Janji Kerja Bupati dan Wakil Bupati Jember, yakni meningkatkan kegiatan di taman hiburan dan ruang publik. Gita Svara Nuswantara digelar oleh Panitia Kerja Zona Apresiasi Teamwork untuk memberikan apresiasi kepada pada seniman dan musisi di Jember.

Bupati mengapresiasi kreatifitas Gita Svara Nuswantara, yang mampu mengkombinasi seni budaya dan bisnis kuliner. “Ekonomi jalan dan indeks kebahagiaan masyarakat Jember juga meningkat. Yang seperti ini sangat cocok untuk anak muda juga orang tua,” ungkapnya.

Dalam Gita Svara Nuswantara ditampilkan seni modern dan tradisional. Penggabungan unsur seni seperti ini, menurut bupati, menandakan tidak ada alasan perbedaan menjadi penghambat untuk bersatu bersama.

Apresiasi yang sama juga diberikan Dandim 0824 Jember Letkol Inf. Arif Munawar yang juga hadir dalam acara itu. “Campuran seni lokal yang dikombinasikan dan disenergikan dengan budaya milenial seperti ini akan menjadi suatu seni yang indah, karena kita lahir dari seni. Tanpa seni hidup akan hampa,” ujar Dandim Arif Munawar.

Di era milineal dan digital yang membuat rasa egois semakin tinggi seperti sekarang ini, Dandim berharap, Gita Svara Nuswantara, bisa menumbuhkan silaturahmi, rasa kebersamaan dan persaudaraan.(*).