Memang Baik IP Tinggi, Tapi Lebih Baik Kalau Punya Kepedulian Terhadap Masyarakat

Bupati Jember, dr. Faida. MMR, menandatangani perpanjangan kesepakatan dengan UT untuk menuntaskan para guru PAUD dan SD yang belum S1, dalam acara penyerahan ijazah program Diploma, Sarjana, dan Magister tahun 2019 Universitas Terbuka (UT), di Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej), Kamis (21//2/2019).
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, menandatangani perpanjangan kesepakatan dengan UT untuk menuntaskan para guru PAUD dan SD yang belum S1, dalam acara penyerahan ijazah program Diploma, Sarjana, dan Magister tahun 2019 Universitas Terbuka (UT), di Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej), Kamis (21//2/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Berhasil meraih indeks prestasi (IP) tinggi dalam menjalani proses belajar mengajar di bangku kuliah memang menjadi dambaan setiap mahasiswa. Tapi raihan IP tinggi itu akan lebih baik kalau diimbangi dengan rasa peduli yang tinggi terhadap kehidupan masyarakat.

“Bagi saya, bukan IP tertinggi yang ditanyakan masyarakat, tetapi mereka hanya ingin tahu, dengan ilmu yang dimiliki, seberapa besar kepedulian dan solusi buat masyarakat,” tutur Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dalam sambutannya pada upacara penyerahan ijazah program Diploma, Sarjana, dan Magister tahun 2019 Universitas Terbuka (UT), di Gedung Soetardjo Universitas Jember (Unej), Kamis (21//2/2019).

Dalam kesempatan itu, bupati juga menandatangani perpanjangan kesepakatan dengan UT untuk menuntaskan para guru PAUD dan SD yang belum S1.”Pemerintah siap mensuport dan memfasilitasi mereka yang mau kuliah hingga lulus S1,” ujar bupati.

Dikatakan, bahwa kerjasama yang dijalin Pemerintah Kabupaten Jember dengan UT bertujuan membangun sumber daya manusia. “Membangun negeri adalah membangun sumber daya manusianya,” ungkap bupati.

Diakui bupati, UT menjadi solusi, khususnya bagi guru Paud atau guru SD yang sudah mengajar tapi belum S1, namun harus tetap belajar untuk meningkatkan kompetensinya. “UT ini sebagai salah satu mitra penting bagi Pemerintah Kabupaten Jember dalam mewujudkan peningkatan kualitas sumberdaya manusia,” ujarnya.

Dalam hal pemberian perhatian kepada keberlanjutan pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa, Pemkab Jember telah mengucurkan beasiswa bagi 7.000 mahasiswa. Sebanyak 846 penerima beasiswa adalah mahasiswa UT, dengan anggaran mencapai Rp. 5,3 miliar pada 2018.

Sesuai dengan program Pemkab Jember, yakni Maju Imtek dan Imtak, Universitas Terbuka menjadi solusi bagi pekerja yang tetap melanjutkan studi kompetensi. UT adalah solusi yang tepat bagi mereka yang tidak sempat untuk datang kuliah setiap hari karena harus tetap menjalankan pekerjaan tugas dan tanggungjawab, tapi harus tetap menjalankan studi kompetensi

“Saya mendukung upaya Universitas Terbuka, melahirkan generasi dan alumni terbaik bagi Indonesia,” tambahnya.(*).