Sambut Bulan Penuh Berkah dengan Kesiapan Kesehatan

  • Whatsapp
Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR, dalam Pengajian Malam Jum’at Manis di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Kamis (25/4/2019).
Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR, dalam Pengajian Malam Jum’at Manis di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Kamis (25/4/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Bulan Suci Ramadan yang tinggal beberapa hari, haruslah disambut dan diisi dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah. Karena dengan begitu, ibadah puasa yang akan dijalankan umat Islam, bisa bernilai pahala.

Namun sebelum bulan penuh barokah itu datang, ada baiknya, umat Islam yang akan menjalankan ibadah puasa, menyiapkan diri dengan mengontrol kesehatannya. Ini perlu, agar ibadah puasa yang akan dijalani tidak terganggu dengan masalah-masalah kesehatan.

“Perlu bersiap-siap. Kontrol kesehatan, supaya bisa menjalani bulan penuh berkah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR, dalam Pengajian Malam Jum’at Manis di Pendopo Wahyawibawagraha, Kamis (25/4/2019).

Dengan persiapan itu, bupati mengajak umat Islam untuk mengisi Bulan Ramadan dengan kegiatan yang baik guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan.

Dalam kesempatan itu, bupati menyampaikan program pemerintah yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Yakni pembangunan asrama haji.

Asrama yang direncanakan akan berisi 500 tempat tidur untuk tahap awal ini bakal dilelang pada pertengahan bulan Mei mendatang.

Terkait rencana tersebut, bupati mengharap doa para jamaah untuk kelancaran proses lelang dan pembangunannya. “Mudah-mudahan tidak ada kesulitan. Jadi pembangunan untuk 500 tempat tidur ditahap pertama bisa segera dibangun,” harap bupati.

Tidak ketinggalan, bupati mengajak jamaah untuk mendaftarkan anak yatim, hafidz, hafidzah untuk men dapatkan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Jember. Bupati juga mengajak jamaah untuk peduli dengan lansia.

Mereka ini pada masa mudanya bekerja keras untuk orang di sekelilingnya. “Jangan sampai di masa tuanya tersia-sia,” imbaunya.

Penceramah dalam pengajian ini, KH. M. Misbahus Salam, M.Pd.I mengatakan, menolong sesama merupakan ajaran Rasulullah SAW. “Membela dua’fa, memikirkan masyarakat miskin, memperhatikan anak yatim sebagai bentuk menolong sesama seperti yang diajarkan Rasulullah SAW,” tuturnya. (*)