Festival Pegon, Kian Heboh dengan Acara Bakar Ikan

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupate Jember, Anas Ma’ruf, memimpin rapat koordinasi rencana kegiatan Festival Pegon di Kawasan Wisata Watu Ulo Ambulu, di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember, Kamis (13/6/2019).
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Kabupate Jember, Anas Ma’ruf (gambar tengah), memimpin rapat koordinasi rencana kegiatan Festival Pegon di Kawasan Wisata Watu Ulo Ambulu, di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember, Kamis (13/6/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Festival kendaraan angkut tradisional, Pegon, yang menjadi salah satu icon pariwisata Kabupaten Jember, kembali digelar. Kali ini, Festival Pegon juga diramaikan dengan Festival Bakar Ikan dan Pengumuman Gus dan Ning Jember, sebagai Duta Wisata Kabupaten Jember.

Dalam Rapat Koordinasi yang berlangsung di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember, (Kamis, 13 Juni 2019), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Anas Ma’ruf menjelaskan beberapa kegiatan yang akan ikut meramaikan momen menarik tersebut. “Kita meriahkan dengan festival bakar ikan dan pengumuman Gus – Ning 2019,” terang Anas Makruf.

Kegiatan bernuansa kepariwisataan ini sengaja digelar dan dipertahankan untuk melestarikan tradisi masyarakat. Kali ini gelar festival Pegon. dikemas dengan tajuk ‘Waton Parade 2019”.

Guna suksesnya momen tahunan yang digelar di kawasan wisata Watu Ulo Kecamatan Ambulu itu, sudah dilakukan persiapan. Waton Parade 2019 menjadi momen untuk menyertakan potensi Watu Ulo sebagai wilayah pantai, dengan masyarakat yang bekerja sebagai nelayan.

Festival Pegon yang juga dimeriahkan acara bakar ikan ini menurut Anas, terkait dengan program pemerintah dalam menggerakkan masyarakat agar gemar makan ikan. “Event ini untuk menggerakkan potensi ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar. Sehingga acara ini betul-betul menjadi acara masyarakat,” papar Anas.

Panitia tidak memberikan batasan peserta festival bakar ikan ini. Semua lapisan masyarakat mempunyai kesempatan yang sama untuk andil sebagai peserta.

Ada sekitar 200 kuota peserta yang disesuaikan dengan tempat bakar ikan yang disediakan. Selain tempat bakar ikan, panitia juga menyediakan peralatan lainnya seperti arang dan kipas.

Panitia bahkan juga menyediakan dua ekor ikan beserta nasi, plus bumbu bakar ikan. Sehingga, peserta langsung bisa menikmati hasil bakar ikannya.

Pendaftaran bisa dilakukan di kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kantor Kecamatan Ambulu, serta kantor Desa Sumberejo. Tidak ada biaya pendaftaran alias gratis.

Meski tidak ada pemenang dalam festival bakar ikan ini, panitia akan memberikan hadiah bagi peserta yang masuk dalam kriteria tertentu. “Seperti peserta paling heboh, nanti langsung kita beri hadiah,” ucap Anas.

Terkait dengan parade Pegon, Anas menjelaskan akan melibatkan mahasiswa asing yang ada di Jember untuk ikut naik Pegon. “Nanti peserta juga wajib mengenakan pakaian adat,” terangnya.

Waton (Watu Ulo Pegon) Parade 2019 digelar pada 23 Juni 2019 mulai pukul 07.00 hingga 18.00. Titik berangkat di Balai Desa Sumberrejo dan selesai di Pantai Watu Ulo.(*).