Bupati Faida, Tidak Ada Kegiatan Pariwisata yang Bisa Dikembangkan Tanpa Situasi Aman

  • Whatsapp
Bupati Jember dr. Hj.  Faida, MMR bersama drg. Abdul Rochim (suami), dalam acara Waton (Watu Ulo Pegon) Parade 2019, di Pantai Watu Ulo, Ambulu, Minggu (23/6/2019)  
Bupati Jember dr. Hj.  Faida, MMR bersama drg. Abdul Rochim (suami), dalam acara Waton (Watu Ulo Pegon) Parade 2019, di Pantai Watu Ulo, Ambulu, Minggu (23/6/2019)
 

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Keamanan dan kenyamanan sebagai sebuah keharusan yang mesti diciptakan di setiap tempat wisata. Karena hanya dengan adanya rasa aman dan nyaman, pengunjung akan merasa betah untuk berlama-lama di tempat wisata tersebut.

Seindah dan sebagus apapun sebuah tempat wisata tidak akan pernah menarik jika tidak ada kenyamanan dan keamanan. Pengunjung tidak akan pernah tertarik untuk datang ke tempat wisara yang tidak mampu memberikan rasa nyaman dan aman.

Pada sebuah tempat wisata, jangan sampi ada wisatawan yang mengeluhkan ketidak_nyamanan dan ketidak_nyamanan. Apalagi menjadi korban kejahatan saat berwisata. Misalnya, mengalami kehilangan barang-barangnya dengan cara dijambret, dicuri, dirampas, atau dirampok dan sebagainya.

Itulah ajakan Bupati Jember dr. Hj.  Faida, MMR, kepada mengajak masyarakat Watu Ulo, Ambulu, terkait keberadaan daerahnya yang menjadi daerah tujuan wisata. Bupati mengajak masyarakat untuk menjaga situasi agar tetap damai, tertib, dan aman untuk sebuah kreasi wisata.

“Karena tidak ada kegiatan pariwisata yang bisa dikembangkan kecuali mendasarkan situasi yang damai, tertib, dan aman buat kita semua,” tutur Bupati dr. Hj.  Faida, MMR, dalam sambutannya pada acara Waton Parade 2019 di Pantai Watu Ulo, Kecamatan Ambulu, Minggu (23/6/2019).

Bupati juga mengajak masyarakat Jember untuk mensyukuri situasi yang damai dan tenteram yang mewarnai Kabupaten Jwmber. “Kita sering tidak merasa bahwa damai itu adalah karunia yang luar biasa,” ujar Bupati Faida.

Karena hanya dengan situasi yang damai dan aman itu, setiap orang bisa berkreasi dan bergembira. “Kita bisa bergembira seperti pada pagi hari ini,” tandasnya. (*).