Bupati Jember Buktikan Komitmennya, Bongkar Mafia SK Pensiun

Bupati Jember, dr. Hj. Faida. MMR
Bupati Jember, dr. Hj. Faida. MMR

LONTARNEWS.COM. I. Bupati Jember, dr. Hj. Faida. MMR, membuktikan komitmennya untuk menjalankan pemerintahan dengan bersih tanpa korupsi, kolusi dan nepotisme. Komitmen Tegak Lurus sebagaimana yang gaungkan, ternyata buian hanya slogan semata.

Bupati Faida, benar-benar membuktikan semboyan 3B yang diusungnya, yaitu baik tujuannya, benar hukumnya dan betul caranya. Itu dibuktikan, bupati perempuan pertama di Jember ini, berhasil mengungkap pemain SK pensiunan berbayar yang melanggar hukum.

Bupati mengaku, terungkapnya kasus ini bermula dari laporan dan keluhan yang diterimanya dari sejumlah calon pensiunan. “Mulanya saya bingung. SK yang mana?. Karena semua SK pensiun yang saya tandatangani, sudah dibagikan langsung dan gratis,” kata Bupati Faida, kepada sejumlah wartawan.

Tak menunggu lama, laporan adanya pungutan liar atas penerbitan SK Pensiun tersebut, langsung ditindaklanjuti oleh bupati. Terlebih, Bupati Faida sendiri menentang keras tindak pelanggaran hukum seperti itu.

Dari informasi yang diterima, bahwa beberapa calon pensiunan menyebut, mereka menyetorkan berkas ke oknum bersinisial S. Padahal, oknum bersangkutan tak lagi bertugas di BKD Pemkab Jember. “Setiap kali setor berkas pengajuan SK pensiun di rumah oknum itu,” ungkapnya.

Pengakuan sejumlah pelopor yang menyebut juga dimintai sejumlah uang inilah yang membuat geram bupati. Menurut pelopor, uang yang diminta untuk mempermulus urusan pusat. “Padahal pusat tidak ada bayar gitu-gituan,” imbuhnya.

Lebih parahnya lagi, ternyata informasi yang diterima bupati, oknum tersebut sudah memobilisasi ratusan calon pensiunan. “Buktinya, kami menemukan ratusan berkas pengajuan pensiun di rumahnya. Langsung saya perintahkan untuk diambil, dan segera diproses,” katanya.

Proses pemeriksaan Inspektorat sedang dilakukan. Bahkan oknum tersebut sudah langsung dimutasi. Tak sampai di situ. Pelaku yang mengingkari semangat tegak lurus tersebut, juga bakal terancam sanksi tegas.

Supaya para korban tahu bahwa berkas mereka masih akan diproses, maka nama-nama mereka akan dipublikasikan di koran mainstream. Bahkan tegas, Bupati Faida akan memproses ratusan SK pensiunan dengan gratis dan cepat sesuai ketentuan. (*)