Dalam Menjalankan Tugas Tak Dibutuhkan Anggaran Non Budgeter

  • Whatsapp
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, memberi ucapan selamat kepada pejabat terlantik, dalam acara pelantikan delapan pejabat di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa (25/6/2019).
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, memberi ucapan selamat kepada pejabat terlantik, dalam acara pelantikan delapan pejabat di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa (25/6/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Penekanan terhadap berbagai upaya penyimpangan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara dan masyarakat terus dilakukan oleh Bupati Jember, dr. Faida. MMR. Salah satunya dilakukan dengan cara secara terus menerus mengingatkan para pejabat dan kalangan aparatur sipil negara (ASN) agar menjalankan tugas dan kewajibannya dengan sebaik mungkin.

“Tidak ada dalam menjalankan tugas kewajiban pada struktur Pemerintahan Kabupaten Jember yang memerlukan anggaran non budgeter. Oleh karenanya keterampilan menganggarkan hal-hal yang memang perlu dianggarkan hendaknya ditingkatkan sebaik-baiknya dan absolut,”” ujar Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dalam acara pelantikan delapan pejabat di Pendopo Wahya Wibawa Graha, Selasa (25/6/2019).

Pada kesempatan itu pula, bupati berpesan, semua pejabat yang baru dilantik, agar tetap menjalankan tugas dan kewajiban dengan prinsip tegak lurus. Tidak ada alasan mengambil pungutan liar, apalagi menjalankan korupsi dalam Pemerintahan Kabupaten Jember.

Demikian pula dalam mendapatkan jabatan atau tugas, tidak ada jabatan yang perlu bayar membayar untuk memperolehnya. Bagi pejabat yang juga mendapatkan tugas sebagai Plt, bupati menyebutnya sebagai kesempatan untuk menunjukkan kinerja. ”Jika kinerjanya bagus akan dilantik, jika tidak ya tidak dilantik,” terangnya.

Mengenai rolling jabatan, bupati menegaskan, pada dasarnya hanya sebagai upaya membangun sinergisitas antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Karena itu, dengan pergeseran jabatan ini, para pejabat diharapkan bisa saling berempati.

“Karena sudah tahu tupoksi di tempat lain. Sudah saling mengenal orang per orang dan tupoksinya masing-masing,” jelas bupati.

Dalam pelantikan ini ada delapan orang yang mengalami pergeseran jabatan. Kedelapan yang dilantik tersebut merupakan pejabat pada Jabatan Administrator (JA) dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember.

Kepada pejabat yang baru dilantik, bupati berpesan agar tetap menjalankan tugas dan kewajiban dengan prinsip tegak lurus. “Rolling adalah sesuatu yang biasa, pandanglah rolling sebagai kesempatan pengkaryaan diri dan perluasan kesempatan, juga pengalaman,” pesan bupati.

Demikian pula kepada pejabat lainnya, bupati juga berpesan, agar membantu pejabat baru sehingga dapat menjalankan tugas baru dengan sebaik-baiknya. Para pejabat yang dilantik juga diminta agar segera beradaptasi dan menyesuaikan diri, sehingga kinerja organisasi berjalan lancar.

Sementara terkait dengan adanya pejabat yang mendapat tugas sebagai Plt, dijelaskan bupati, karena ada yang perlu disinergikan. Jabatan itu dirangkap oleh pihak yang perlu membantu, supaya bisa efektif, menguatkan pejabat, gotong-royong satu sama lain.

” pada dasarnya memang tidak mudah mencari pejabat yang tepat,”bupati, seraya berharap para pejabat yang dilantik menggunakan kesempatan ini untuk meningkatkan kinerja dan prestasi dalam bekerja di Pemerintah Kabupaten Jember.(*)