Pesan Bupati Faida kepada Mahasiswa, Jadikan KKN untuk Melatih Kepekaan Hati

  • Whatsapp
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, menerima cinderamata dari Wakil Dekan I Fakultas Keperawatan Unair Dr. Kusnanto S.Kp, M.Kes, di Pendopo Wahya Wibawa Graha Jember, Selasa 82/7/2019).
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, menerima cinderamata dari Wakil Dekan I Fakultas Keperawatan Unair Dr. Kusnanto S.Kp, M.Kes, di Pendopo Wahya Wibawa Graha Jember, Selasa 82/7/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Ada pesan lhusus disampaikan Bupati Jember, dr. Faida. MMR, kepada mahasiswa Universitas Airlangga peserta KKN Tematik periode 60. Mahasiswa diminta agar menjadikan KKN sebagai kesempatan untuk belajar, melayani, beribadah, dan melatih kepekaan hati.

“Angkatlah semua yang di bawah, karena tidak semuanya mendapatkan kesempatan yang sama,” pesan Faida, kepada mahasiswa Universitas Airlangga peserta KKN Tematik periode 60 di Pendopo Wahya Wibawa Graha Jember, Selasa (2/7/2019).

Bupati Faida sendiri mengaku sangat setuju dengan kewajiban menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa. Dalam sambutannya, bupati menyampaikan, dirinya menjadi pihak yang setuju KKN diwajibkan bagi mahasiswa

“Karena, sejatinya yang paling diperlukan masyarakat bukan hanya orang yang nilainya tinggi dan kuliah dimana, tetapi seberapa peduli dan seberapa manfaat ilmu yang dipunyai untuk masyarakat,” tuturnya.

Faida juga mengungkapkan rasa senangnya bisa bersinergi dengan banyak perguruan tinggi. Juga bersinergi dengan anak-anak muda. “Saya senang karena mahasiswa itu dijamin jujur dan objektif,” ujar bupati.

Sebagai Bupati Jember, Faida mengaku banyak melibatkan mahasiswa untuk tugas-tugas pemerintahan. “Terutama tugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat yang perlu dibebaskan dari kepentingan politik, golongan, bebas sara, tekanan, dan objektif. Itu dipercayakan kepada mahasiswa,” paparnya.

Sementara Wakil Dekan I Fakultas Keperawatan Unair Dr. Kusnanto S.Kp, M.Kes, dalam kesempatan itu menyampaikan, ada 190 mahasiswa dan 10 dosen pembina pembangunan desa dan koordinator kabupaten yang terlibat dalam KKN kali ini. KKN Tematik ke-60 bertujuan untuk membangun kebersamaan mahasiswa Unair menjelang akhir studi meraih gelar sarjana.

Kegiatan ini melaksanakan program pembelajaran bersama masyarakat serta belajar memberdayakan masyarakat. Mahasiswa juga membantu pemerintah memecahkan berbagai masalah.

Untuk menjalani proses kegiatan KKN, mahasiswa dibagi di wilayah, Kecamatan Rambipuji, Bangsalsari dan Tanggul. Kegiatan mahasiswa ini akan berlangsung sampai 27 Juli.

“Diharapkan proses pembelajaran ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Kebersamaan itu penting, dan saling komunikasi,” pesannya.(*).