Buku Adalah Investasi Hari Ini dan Masa yang Akan Datang Bagi Anak-anak

Spread the love

Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dalam acara peringatan Hari Anak Nasional yang digelar di Alun-alun Jember, Selasa (30/7/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Memperkenalkan dunia melalui buku yang dibacakan kepada anak-anak, akan lebih bermanfaat untuk anak itu sendiri. Karena itu, para orang tua hendaknya mulai membiasakan memberi buku pada anak.

“Berilah anak-anak buku. Berilah anak-anak sarana ilmu pengetahuan. Bukan kemewahan lainnya. Karena itu sebagai investasi hari ini dan masa yang akan datang,” saran Bupati Jember, dr. Faida. MMR, kepada para orang tua dalam acara peringatan Hari Anak Nasional yang berlangsung di Alun-alun Jember, Selasa (30/7/2019).

Para orang tua menurut bupati, hendaknya terbiasa membagikan sesuatu yang dibutuhkan anak-anak. Bukan sebaliknya, meminta atau membagikan sesuatu yang diinginkan orang tua.

“Berilah anak-anak buku. Berilah anak-anak sarana ilmu pengetahuan. Bukan kemewahan lainnya. Karena itu sebagai investasi hari ini dan masa yang akan datang,” ungkapnya.

Bupati juga mengajak para orang tua untuk meluangkan waktu bagi anak-anaknya guna membaca buku. “Bila orang tua ingin mengenalkan anak-anak pada dunia, mereka perlu meluangkan waktu untuk membacakan buku buat anak-anak,” tuturnya.

Menurut Bupati, anak-anak sangat membutuhkan sentuhan orang tua untuk mengenalkan pada dunia; mengenalkan dunia melalui membaca buku. “Membaca adalah jendela dunia, membuat mereka menjadi pintar,” tandas bupati.

Dalam puncak peringatan Hari Anak Nasional tahun 2019 ini juga diluncurkan Gerakan Nasional Membaca Buku (Gernas Baku) dan Gerakan Sadar Infaq Sejak Dini (Gesid). Acara ini diikuti oleh anak-anak PAUD dan TK.

Tidak ketinggalan pula, wali murid dan para guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) hadir dalam acara yang dimeriahkan penampilan Tari Masal Bajul Ijo karya guru PAUD Jember. “Selamat untuk anak Indonesia. Anak-anak dapat hidup di negeri yang aman, damai, dan menghargai perbedaan. Anak-anak bisa hidup bahagia dan mengenyam pendidikan sebaik-baiknya,” ujar bupati.

Dalam kesempatan itu Bupati juga menyampaikan keberhasilan yang diraih Pemerintah Kabupaten Jember. Keberhasilan itu, yakni tahun 2019 Kabupaten Jember kembali mendapat penghargaan Kabupaten Layak Anak dengan kategori Pratama.

Agar predikat membanggakan ini bisa diraih lebih baik lagi, bupati menyatajan, tahun depan menyiapkan peraturan daerah dan peraturan bupati tentang Hak-hak Anak di Kabupaten Jember. “Jadi nanti jika selesai Perda dan Perbup tersebut. Bupati optimis meningkatkan klasifikasi kabupaten layak anak menjadi level yang lebih tinggi,” tambahnya.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *