Walau Mendapat Apresiasi, Tapi Catatan Dari DPRD Tetap Menjadi Perhatian

  • Whatsapp
Wabup Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, beramah tamah dengan anggota DPRD usai Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, di Gedung DPRD Kabupaten Jember, Selasa, (6/8/2019).
Wabup Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief, beramah tamah dengan anggota DPRD usai Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, di Gedung DPRD Kabupaten Jember, Selasa, (6/8/2019).

LONTARNEWS. COM. I. Jember – Kendati DPRD Kabupaten Jember melalui fraksi-fraksinya memberikan apresiasi atas kinerja optimal yang dilaksanakan Bupati dan Wakil Bupati beserta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), namun Wakil Bupati Jember Drs. KH. Abdul Muqit Arief, tetap memperhatikan catatan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Jember tersebut. Tetapi juga ada beberapa catatan yang butuh kinerja ekstra, agar serapan anggaran berjalan sesuai harapan.

“Misalnya, dengan anggaran cukup besar, bisa tidak dilaksanakan. Mengingat serapan anggaran pada waktu-waktu sebelumnya dirasa belum maksimal,” aku Wabup Muqit Arief, dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Jember, dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Nota Pengantar Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, di Gedung DPRD Kabupaten Jember, Selasa, (6/8/2019).

Kendati begitu, atas apresiasi yang diberikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Jember kepada Pemerintah Kabupaten Jember, wabup menyampaikan terima kasih. “Kami sangat berterima kasih. Nampaknya banyak apresiasi yang disampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Jember,” ucap Wabup

Terkait dengan catatan yang diberikan oleh DPRD Kabupaten Jember, Wabup menyampaikan Pemkab Jember optimis dapat melaksanakan APBD 2019 dengan maksimal. “Kami usahakan. Yang jelas kami menyampaikan terima kasih, karena apresiasi dan catatan yang diberikan oleh DPRD Jember ini untuk kebaikan Jember. Semoga bisa kami laksanakan secara maksimal,” harap Wabup Muqit Arief juga pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Silo ini.

Sementara dalam rapat paripurna, sejumlah juru bicara fraksi menyampaikan apresiasinya. Juru bicara Fraksi Partai Gerindra, Alfian Andri Wijaya, berharap perubahan betul-betul untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Selanjutnya kami sepakat untuk dibahas di rapat-rapat DPRD Kabupaten Jember,” katanya.

Juru bicara Fraksi Amanat Pembangunan, Ely Yusuf, mengapresiasi penghargaan yang diterima Kabupaten Jember sebagai kabupaten layak anak. Ia berharap penghargaan ini bisa lebih ditingkatkan.

Imam Suyuti dari Fraksi PKB mengungkapkan ada ruang dan waktu yang cukup untuk menuangkan kebutuhan masyarakat dalam APBD. Karena itu, Suyuti mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran Pemkab Jember yang telah menyiapkan rancangan PAPBD 2019.

Namun begitu Suyuti juga mengingatkan agar kasus pembangunan Pasar Manggisan di Kecamatan Tanggul tidak terjadi lagi. PKB pun berharap Kejaksaan Negeri Jember untuk lebih serius mengusut kasus tersebut.

Danang Kurniawan yang menjadi juru bicara PDI Perjuangan menyampaikan apresiasi atas capaian positif berupa peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Peningkatan ini, menurut PDI Perjuangan, sebagai indikasi kinerja pimpinan yang optimal. “Perubahan APBD ini patut diapresiasi agar 22 Janji Kerja segera bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Juru bicara Fraksi PKS Nur Hasan mengingatkan bahwa waktu yang tersedia untuk melaksanakan PAPBD 2019 cukup mepet. Hasan menyebut waktu yang tersisa sekitar tiga bulan. Karena itu, Fraksi PKS berharap Bupati dan OPD membuat rencana kerja yang komprehensif.

Golkar melalui juru bicaranya Suwigyo Widodo ‎mengapresiasi eksekutif menempatkan pelayanan publik sebagai prioritas pembangunan. Golkar juga mendorong Bupati agar meningkatkan kinerja OPD untuk meningkatkan serapan anggaran.

Apresiasi juga disampaikan Fraksi Nasdem. David Handoko Seto yang menjadi juru bicara menyebut kinerja pemerintah memperoleh capaian yang positif.

Fraksi Harkat juga memberikan apresiasi atas kenaikan PAD Jember. “Kami sangat mengapresiasi kinerja ini. Namun, adakah inovasi lain,  karena dari tahun ke tahun kenaikan tidak mencapai sepuluh persen,” kata Siti Romlah yang menjadi juru bicara Fraksi Harkat. (*)