Bupati Ingin Segera Tuntaskan Urusan GTT

  • Whatsapp
Pertemuan Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dengan ribuan GTT, sesi ketiga di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Rabu (14/8/2019).

< Pertemuan Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dengan ribuan GTT, sesi ketiga di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Rabu (14/8/2019).[/caption]

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, menyatakan ingin segera menuntaskan urusan Guru Tidak Tetap (GTT). Demikian disampaikan bupati dalam pertemuan sesi ketiga dengan ribuan GTT di Aula PB Soedirman Pemkab Jember, Rabu (14/8/2019).

Karena keinginannya itu, bupati menyerahkan secara langsung Surat Penugasan (SP) untuk semester kedua tahun 2019 kepada para GTT. “Saya ingin semua ini tuntas dan sampai langsung kepada penerima,” terang Bupati dalam pengarahannya.

Selain memberikan SP, pertemuan tersebut juga untuk memberikan secara langsung asuransi BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Sekitar 1.239 GTT yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari guru SD sebanyak 924 dan guru SMP sebanyak 315. Dari jumlah ini terdapat 1.075 yang telah sesuai dengan SPM dan ada 165 yang non SPM.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kabupaten Jember memberikan dukungan asuransi kesehatan dan ketenagakerjaan bagi para GTT melalui APBD.

Terkait persoalan yang menyertai SP maupun asuransi tersebut, Bupati juga menegaskan untuk langsung diselesaikan. “Dan penyelesaian masalah dapat dilayani langsung di tempat,” imbuh Bupati.

Dalam pengarahan Bupati menunjukkan jumlah GTT pertama sebanyak 5.001 GTT tersisa untuk uji publik sebanyak 4.761 orang. Usai uji publik diketahui, sebanyak 276 diterima CPNS, 18 mengundurkan diri, 20 indisipliner atau tidak lagi menerima SP, 2 meninggal, 2 CPNS luar kabupaten dan 93 berada pada formasi yang penuh dengan masa kerja paling sedikit.

Semester ini ada penambahan SP. Terkait ini, Bupati juga menjelaskan faktor penyebabnya. Yaitu ada perubahan masa kerja dari kelompok uji publik. Terjadi perubahan dan revisi data pendidikan awal SMA/D2 menjadi S1, serta adanya formasi guru lowong.

Terkait BPJS, Bupati mengungkap ada 73 GTT yang menjadi peserta PBI (Penerima Bantuan Iuran). Mereka ini terlebih dulu dilaporkan ke Kemeterian Sosial RI supaya bisa dipindahkan dari PBI ke kelompok GTT. “Masalah BPJS yang belum klir, yang masih ada masalah, kita selesaikan hari ini,” tegas Bupati.

Di akhir pengarahannya, Bupati mengajak untuk bersyukur. “Bersyukurlah karena bersyukur akan membuka pintu rezeki selanjutnya,”  tutup Bupati. (*)