Lepas Peserta Tour d’Indonesia, Kadispora Jember Berharap EO Lebih Proaktif Berikan Informasi

  • Whatsapp
Peserta Tour d’Indonesia meneruskan perjalananan etape keempat Jember-Banyuwangi, dari start di depan kantor Pemkab Jember, Jalan R Sudarman, Kamis (22/8/2019).  
Peserta Tour d’Indonesia meneruskan perjalananan etape keempat Jember-Banyuwangi, dari start di depan kantor Pemkab Jember, Jalan R Sudarman, Kamis (22/8/2019).
 

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Pelepasan keberangkatan peserta Tour d’ Indonesia untuk meneruskan perjalanan etape keempat Jember – Banyuwangi oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Jember, Dr. H. Moh. Thamrin, SE. MM, disertai harapan kepada event organizer (EO) yang menggelar kegiatan tersebut. Thamrin berharap, ke depan, EO dari
kegiatan ini lebih proaktif memberikan informasi kepada pemerintah.

“Karena Jember sangat terbuka untuk acara seperti ini. Selamat jalan kepada atlet, selamat sampai tujuan,” ujar Thamrin, di panggung pemberangkatan peserta Tour d’Indonesia etape keempat Jember-Banyuwangi, di depan kantor Pemkab Jember, Jalan R Sudarman, Kamis (22/8/2019).

Peserta Tour d’Indonesia ini, sebelumnya menyelesaikan etape ketiga dengan menempuh perjalanan dari Batu menuju garis finish di Jember pada Rabu sore, 21 Agustus 2019. “Ini menjadi sebuah kehormatan bagi kami, karena menjadi tempat finish dan start,” kata Thamrin .

Manajer Bank BRI Jember, Teguh Agus Priadi, menyampaikan, BRI Jember sangat mendukung berbagai kegiatan, terutama di bidang olahraga. “Selamat jalan, semoga selamat sampai tujuan dengan profesional yang tinggi,” katanya. 

Sementara itu, Pengurus Besar Ikatan Sport Sepeda Indonesia, Andika Bagus, mengatakan, etape keempat dari Jember menuju Banyuwangi dengan jarak 151 kilometer. “Ini menarik sekali, ada tanjakan diakhir etape,” terangnya. 

Bagus menyampaikan, Tour d’Indonesia ini merupakan balap sepeda yang bergengsi, dengan jumlah lima etape yang dimulai dari Jawa Tengah hingga finish di Bali pada hari Jumat, 24 Agustus 2019, nanti.

Dr. M. Thamrin, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kabupaten Jember

Balap sepeda ini menempuh jarak lebih dari 800 km dengan jumlah 90 pembalap dari 18 tim yang berasal dari 20 negara. “Ini merupakan kegaiatan international yang diharapkan dapat dikembangkan menjadi sebuah ikon event sport di Indonesia,” harapnya. 

Khusus untuk Jember, Bagus menyampaikan, ini menjadi tempat finish sekaligus tempat start. “Jadi ini sangat unik. Ke depan bisa kita tingkatkan lagi. Antusiasme warga juga sangat tinggi sekali. Menjelang finish kemarin, banyak warga yang menyaksikan sampai finish,” katanya.

Race Director Tour d’Indonesia, Sondi Sampurno menyampaikan, ada tiga tim dari pembalap Indonesia. Di tingkat Asia, Indonesia termasuk tim kuat.

Sondi menyampaikan, kegiatan ini untuk mempromosikan suatu destinasi wisata daerah tertentu di Indonesia. “Sehingga, tujuannya memang promosi, karena itu kita mengundang  tim pembalap profesional,” terangnya. 

Tour de Indonesia kali ini, lanjutnya, merupakan kategori 2.1 yang levelnya lebih tinggi, sehingga pesertanya juga lebih tinggi. Hal ini bagus dan baik untuk tim Indonesia.

Sondi juga mengatakan, bahwa jarak tempuh hari ini tidak terlalu panjang dan merupakan etape yang pendek, karena jalur Jawa Timur biasanya aman. 

“Dari Jember ke Banyuwangi sudah sangat sering dilintasi. Masyarakatnya juga mencintai olahraga sepeda. Jadi ini sangat kooperatif, kondusif, dan sangat ramai karena sudah menjadi ikon di sini,” pungkasnya. (*)