Anggaran Penyelenggaraan Diklat dan Ujian Bentuk Perhatian Pemkab Jember Terhadap Pemenuhan Standar Kompetensi Guru TPA/TPQ

Bupati Jember, dr. Faida. MMR, bersama santri TPA/TPQ, dalam acara Istighotsah  ‘Asyuro dan Do’a Bersama di Alun-alun Jember, Minggu (8/9/2019).
Bupati Jember, dr. Faida. MMR, bersama santri TPA/TPQ, dalam acara Istighotsah  ‘Asyuro dan Do’a Bersama di Alun-alun Jember, Minggu (8/9/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, mengatakan, dukungan kepada guru ngaji maupun guru TPA/TPQ, sangat diperlukan dan merupakan keharusan yang mesti dilakukan. Hal itu dikarenakan, para guru ngaji maupun guru TPA/TPQ dalam mengajar tanpa iming-iming imbalan dari pemerintah.

Karena itu, sebagai wujud penghargaan dan perhatian kepada para guru ngaji maupun guru TPA/TPQ, Pemkab Jember memberikan dukungan program kompetensi. “Guru TPA/TPQ yang belum mendapatkan sertifikat kompetensi mengajar atau syahadah, tahun ini Pemerintah Kabupaten Jember menyiapkan anggaran untuk membantu penyelenggaraan diklat dan ujian,” ungkap Bupati Faida, dalam acara Istighotsah  ‘Asyuro dan Do’a Bersama di Alun-alun Jember, Minggu (8/9/2019).

Dengan dukungan ini, diharapkan standar kompetensi para guru TPA/TPQ di Kabupaten Jember bisa terpenuhi. “Sudah saatnya pemerintah memberi dukungan kepada guru-guru TPA/TPQ,” tandas bupati.

Ustighotsah dan doa bersama dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1441 Hijriah/2019 Masehi ini, merupakan kerjasama Pemerintah Kabupaten Jember dengan Koordinator Pendidikan Al Qur’an Metode Qiraati Cabang Jember. Kegiatan @ini diikuti ribuan santri TPQ, wali santri, guru TPA/TPQ metode qiraati. Jamaah yang ikut mencapai kurang lebih 12 ribu.

Istighotsah ini digelar, kata bupati, dalam rangka berdo’a bersama agar diampuni segala dosa, dan diberi kelancaran dalam mengisi tahun depan dengan lebih baik. Dan kepada para guru TPA/TPQ, disampaikan ucapan terima kasih, karena telah mendidik generasi muda Jember.

“Sejatinya, membangun Jember adalah membangun sumber daya manusia. Generasi terbaik adalah generasi qur’ani,” ujar bupati.

Untuk generasi muda di Jember, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan melalui peraturan bupati. Kebijakan ini ditempuh untuk mendorong generasi-generasi terbaik dalam melanjutkan pendidikannya.

Pemerintah juga memberikan beasiswa bagi anak Jember yang hafal minimali satu juz Al Qur’an. Mulai dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga perguruan tinggi.

Selain istighotsah dan doa bersama, ada beberapa kegiatan digelar pemerintah yang juga untuk memperingati tahun baru Islam 1441 Hijriah. Kegiatan tersebut, lanjut bupati, diantaranya wayang satu suroan. Kegiatan ini digelar dengan tujuan memberikan muatan pendidikan integritas bagi generasi muda.

Sementara Korcab Qiraati Jember KH. Najmus Sholah dalam penjelasannya mengatakan, istighotsah yang digelar ini merupakan kegiatan tahunan lembaga qiraati. Hanya saja untuk gelaran kali ini merupakan yang pertama digelar di alun-alun Kota Jember. “Istighosah kali ini difasilitasi penuh oleh Pemerintah Kabupaten Jember,” akunya.

Dikatakan Kiai Najmus, tujuan utama dari kegiatan istighotsah ini adalah memberikan pelajaran kepada anak didik tentang cara merayakan pergantian tahun. “Utamanya tahun baru Islam, yakni dengan adanya istighotsah,” tutur Kiai Najmus.

Kepada seluruh masyarakat Kiai Najmus mengajak bersama-sama untuk mengembangkan qiraati, hingga Jember bisa melahirkan generasi qur’ani. “Generasi yang cinta dengan Al-Quran,” pungkas Kiai Najmus.(*).