Pesan Wabup, Kades Terpilih Agar Tidak Euforia, dan Yang Kalah Tidak Berkecil Hati

  • Whatsapp
Waki Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief, dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Pilkades Serentak 2019, Kamis (12/92019).
Waki Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief, dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Pilkades Serentak 2019, Kamis (12/92019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Pesan khusus disampaikan Waki Bupati Jember Drs. KH. A. Muqit Arief kepada para calon kepala desa yang mengikuti pemilihan kepala desa (pilkades) serentak 2019. Bagi yang terpilih dalam pilkades agar tidak euforia atas kemenangan yang diraihnya.

“Jangan terlalu euforia atau menampakkan kegembiraan yang berlebihan, supaya tidak menyinggung perasaan yang lainnya,” pesan Wabup dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Pilkades Serentak 2019, Kamis (12/92019).

Demikian kepada calon yang tidak terpilih, diminta agar tidak terlalu berkecil hati, karena kalau hanya ingin memajukan desa, sebetulnya tidak harus jadi kepala desa. “Banyak cara dan bidang untuk memajukan desa,” kata Wabup.

Dalam kegiatan monitoring Pilkades Serentak 2019 kali ini, Wabup bersama Kabag Ops. Polres Jember, Kabag. Intelkam, Pasi Ops Kodim 0824 dan sejumlah OPD lainnya di Tim Monitoring II. Desa yang dipantau berada di tiga kecamatan wilayah selatan, yakni Ambulu, Wuluhan, dan Puger.

Di Kecamatan Ambulu ada tiga desa yang melaksanakan pemilihan dengan total pemiih sebanyak 36.079. Sedangkan di Kecamatan Wuluhan ada lima desa yang melaksanakan pemilihan, dengan total 65.312 pemilih. Di Kecamatan Puger ada 11 desa yang melaksanakan pemilihan dengan 82.476 pemilih.

Melihat pelaksanaan Pilkades, Wabup melihat antusiasme warga untuk berpartisipasi memilih calon kades sangat luar biasa. Pilkades yang menyita perhatian yang begitu besar dari masyarakat desa ini, masih kata Wabup, telah berjalan kondusif, aman, lancar, hampir tidak ada masalah.

Dalam kesempatan itu Wabup menyampaikan informasi adanya pemilih berusia 70 tahun bernama Paijem asal Desa Tanjungrejo Kecamatan Wuluhan meninggal setelah pingsan di tempat antrian.

Mbah Paijem yang punya sakit hipertensi itu sempat mendapat pertolongan di rumah sakit. Namun takdir berkata lain, Mbah Paijem meninggal dunia beberapa saat setelah dirawat.

Dari semua lokasi yang dikunjungi, Wabup melihat Pilkades di Kecamatan Puger berjalan semarak dengan alur pemilih saat pemungutan suara tertata rapi. Bahkan ada CCTV di area pilkades.

Untuk Pilkades tahap berikutnya, Wabup mengingatkan agar calon menawarkan program-program yang akan dilakukan. “Sehingga masyarakat bisa memilih calon yang tepat, bukan malah mengungkapkan kesalahan calon lainnya,” kata Wabup. (*)