Sepuluh Ribu Anak Yatim Piatu Akan Menerima Bantuan Sesuai Haknya

  • Whatsapp
NALURI SEORANG IBU. Bupati Jember, dr. Faida. MMR, mencium kening salah satu anak yatim piatu yang menerima bantuan dari Pemkab Jember, pada acara pengajian umum di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadi’in di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jumat malam, (20/9/2019).
NALURI SEORANG IBU. Bupati Jember, dr. Faida. MMR, mencium kening salah satu anak yatim piatu yang menerima bantuan dari Pemkab Jember, pada acara pengajian umum di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadi’in di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jumat malam, (20/9/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Bupati Jember , dr. Faida. MMR, memastikan bantuan untuk anak yatim yang pada tahun ini tercatat sebanyak 10 ribu anak, akan diberikan sebagaimana mestinya. Jumlah anak yatim yang tercatat pada tahun ini, lebih besar dibanding tahun sebelumnya, 2018.

“Kalau tahun 2018 tercatat 5.000 anak yatim piatu di Jember. Tahun ini dengan bantuan masyarakat terkumpul data kurang lebih 10 ribu anak yatim piatu, dan semua akan mendapatkan haknya,” ungkap Bupati jpJember, dr. Hj. Faida, MMR, dalam sambutan pembukaan pengajian memperingati tahun baru Islam 1441 Hijriyah, di Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadi’in di Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jumat malam, (20/9/2019).

Hak-hak anak yatim piatu itu diantaranya mendapatkan asuransi kesehatan, dibuatkan akte kelahiran bagi yang belum punya, dibuatkan KIA Serta layanan adminduk gratis lainnya yang akan diberikan pada kegiatan Yatim Bersholawat. “Ini ditujukan agar hak-hak anak yatim piatu dapat tersalurkan dengan sempurna,” terang bupati.

Program terbaru Pemerintah Kabupaten Jember yang disampaikan Bupati Jember, yakni transportasi gratis bagi anak-anak sekolah dari keluarga miskin maupun anak yatim-piatu melalui angkutan perdesaan, angkutan kota, dan ojek. Pemberian bantuan transportasi ini dimaksudkan untuk memudahkan anak-anak berangkat dan pulang sekolah, utamanya yang sekolahnya jauh, juga supaya biaya transportnya bisa lebih ringan.

Pada kesempatan itu, bupati juga mengungkapkan rasa senangnya karena bisa berjuang dengan masyarakat. Perjuangan itu adalah memberikan wujud kepedulian terhadap yatim piatu.

Salah satunya memberikan santunan saat pengajian umum pada Jum’at malam, 20 September 2019. “Ini menunjukkan masyarakat Paleran sangat peduli dan perhatian terhadap yatim-piatu,” kata bupati.

Pada kegiatan itu, ada 20 anak yatim piatu yang mendapatkan bantuan. Penyerahan santunan dilakukan sendiri oleh bupati.

Di hadapan anak yatim piatu dan ratusan masyarakat Paleran, bupati menyampaikan maksud kedatangannya ke Paleran, juga untuk mengecek proposal kebutuhan masyarakat. Bupati melihat mayoritas permohonan kebutuhan masyarakat yang disampaikan lewat proposal sebelumnya sudah dipenuhi.

Pengecekan juga dilakukan terhadap laporan masyarakat yang menginginkan menuntaskan pembangunan insfrastruktur. Laporan lainnya terkait dengan data susulan terkait anak-anak sekolah yang belum mendapatkan beasiswa serta laporan adanya pondok pesantren yang membutuhkan Al Qur’an dan sanitasi.

Bupati juga menyampaikan tentang kegiatan Yatim Bersholawat oleh Pemerintah Kabupaten Jember yang akan digelar 10 kali pertemuan.(*).