Tampil di JKF 2019, Kentrung Djoss Borong 2 Juara Sekaligus

  • Whatsapp
Rudi Budi Prakoso Jaka Putra, S.Kom, Kepala Seksi Data dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Jember, memperlihatkan 2 hadiah yang berhasil diraih Gandrung Kentrung Djoss, juara Penyaji Terbaik dan Sutradara Terbaik, Ilham Zoebazary, di Jatim Kominfo Festival, Magetan.
Rudi Budi Prakoso Jaka Putra, S.Kom, Kepala Seksi Data dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Jember, memperlihatkan 2 hadiah yang berhasil diraih Gandrung Kentrung Djoss, juara Penyaji Terbaik dan Sutradara Terbaik, Ilham Zoebazary, di Jatim Kominfo Festival, Magetan.

LONTARNEWS.COM. I. Magetan – Sukses berhasil diraih gorup kesenian asal Jember, Gandrung Kentrung Djoss. Tampil di ajang Festival Pertunjukan Rakyat, Jatim Kominfo Festival (JKF) di Magetan, group kesenian yang berdiri awal tahun 80-an ini, berhasil menyabet dua juara sekaligus.

Grup seni pertunjukan rakyat ini menyabet juara pertama untuk kategori Penyaji Terbaik. Sang Sutradara, Ilham Zoebazary, juga keluar sebagai sutradara terbaik.

“Bahagia dan salut terhadap grup Kentrung Djos, yang berkomitmen untuk bekerja keras menampilkan yang terbaik,” kata Dhebora Krisnowati, dari Dinas Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jember.

Komitmen itu menurut Dhebora, sejalan dengan semangat Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR yang berupaya terus mengangkat budaya Pandhalungan Jember. “Hingga akhirnya bisa membuahkan prestasi untuk Jember,” ujarnya.

Prestasi ini melecut semangat untuk terus mengangkat dan mengembangkan kesenian Kentrung Djos. Serta berupaya menumbuhkan budaya-budaya lainnya pada masyarakat.

“Kesenian yang akan dikembangkan nanti akan menjadi daya tarik pariwisata Jember, dengan keunikannya sendiri untuk dinikmati, dipelajari, dan dikembangkan tanpa meninggalkan roh tradisionalnya,” terang Dhebora.

Disparbud Jember, lanjut Dhebora, juga akan terus berupaya menumbuhkan rasa cinta terhadap seni dan budaya. Terus menggali potensinya, baik seni tradisional maupun milenial.

Selain itu, disparbud juga akan merawat dan melestarikan seni budaya lainnya, dengan memberi kesempatan kepada sanggar seni dan insan seni tampil di publik pada berbagai event. Diharapkan, seni dan budaya ini, nantinya menjadi tontonan yang mendidik dan menghibur serta digemari masyarakat.

Penyerahan penghargaan kepada peraih juara, sekaligus menutup rangkaian kegiatan JKF 2019, yang berlangsung di GOR Ki Mageti, Magetan, Jumat (04/10/2019).

Sementara itu, Kepala Seksi Data dan Statistik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Jember Rudi Budi Prakoso Jaka Putra, S. Kom. mengatakan, seni budaya tradisional Kentrung Djos yang dikemas menarik diharapkan bisa lebih berkembang dan diterima seluruh masyarakat. “Dikenal masyarakat luas di Jawa Timur, nasional, maupun internasional. Budaya tradisional seperti ini harus terus diolah menjadi sajian kekinian, supaya tetap bertahan di era modern dengan tetap memberikan informasi yang kekinian pula,” imbuhnya.(*).