Pelantikan Kades Terpilih Akan Dilaksanakan Dua Tahap, Bulan Oktober dan Desember

Rapat koordinasi pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades bulan September lalu, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Rabu (16/10/2019).
Rapat koordinasi pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades bulan September lalu, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Rabu (16/10/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Pelantikan kepala desa (kades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) pada bulan September 2019 lalu, akan dilaksanakan dalam dua tahap. Kades yang masa kerjanya berakhir bulan Juli akan dilantik pada bulan Oktober 2019.

“Selebihnya, sebanyak kurang lebih 15 kades terpilih, akan dilantik pada bulan Desember,” ungkap Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR, dalam rapat koordinasi pelantikan kepala desa terpilih hasil Pilkades bulan September lalu, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Rabu (16/10/2019).

Rapat ini melibatkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal, SH, SIK, M.Hum., Komandan Kodim 0824 Letkol. Inf. Laode M Nurdin, serta Kepala Kemenag Jember H. Muhammad S.Sos, M.Pd.I. Hadir pada acara itu unsur Muspika pada kecamatan yang menggelar Pilkades se Kabupaten Jember

Selain disampaikan jadual pelantikan, rapat koordinasi ini juga dibahas beberapa masalah teknis. Seperti adanya satu desa yang kadesnya meninggal dunia, termasuk ketidakpuasan calon kades tidak terpilih di 14 desa.

Terkait dengan masalah di 14 desa itu, bupati mengatakan, secara prosedural administrasi pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2019 telah selesai dan berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang ada. “Namun ini hak masyarakat. Hak calon untuk mengajukan gugatan melalui prosedur hukum, dan ini kami hargai dan fasilitasi. Semua akan ditindaklanjuti, karena memang tugas kami untuk melayani,” jelas bupati.

Rapat koordinasi ini digelar, juga untuk memastikan bahwa pelantikan kades terpilih tidak menyisakan masalah. Pelaksanaan pelantikan disiapkan tanggal 23 Oktober 2019.

“Akan ditindaklanjuti hal-hal yang menjadi hasil koordinasi ini, termasuk dengan Pengadilan Negeri untuk memproses gugatan-gugatan tersebut secara prosedural,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, untuk pelaksanaan pelantikan nantinya dipastikan berjalan lancar, tertib, aman, dan kondusif, dengan pengamanan-pengamanan yang telah disiapkan Polres Jember. “Diharapkan yang hadir dalam pelantikan sesuai dengan undangan saja. Tidak perlu membawa massa, supaya mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Pada kesempatan ini, Dandim 0824 Letkol Inf La Ode M Nurdin, menyatakan kesiapannya dalam menjaga kondusifitas pelaksanaan pelantikan kades terpilih. “Kami siap untuk bekerjasama dalam menjaga kondusifitas pelaksanaan pelantikan kades,” tegasnya.

Dandim juga mengimbau agar para muspika membantu menjaga wilayahnya masing-masing. Para kades terpilih juga diimbau untuk tidak membawa massa di tempat pelantikan nanti. “Supaya tidak ada gesekan-gesekan, yang akan menimbulkan masalah,” harapnya.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jember H. Muhammad S.Sos, M.Pd.I,. menyampaikan apresiasinya  dan mengajak muspika bersama-sama berkomitmen menyelesaikan masalah-masalah yang ada dengan tuntas.

“Kita harus betul-betul kooperatif, responsive, dan saling koordinasi. Jangan sampai masalah terus berkembang,” terangnya.(*)