Kejuaraan Paralayang, Bukti Kepercayaan Publik kepada Jember untuk Gelar Event Bertaraf Nasional

  • Whatsapp
Kejuaraan Paralayang se-Indonesia memperebutkan Piala Bupati Jember 2019 yang berlangsung selama tiga hari, 1-3 November 2019, di Bukit Mandigu, berakhir pada hari Minggu (3/11/2019).
Kejuaraan Paralayang se-Indonesia memperebutkan Piala Bupati Jember 2019 yang berlangsung selama tiga hari, 1-3 November 2019, di Bukit Mandigu, berakhir pada hari Minggu (3/11/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Kejuaraan Paralayang se Indonesia yang digelar di Bukit Mandigu, Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari, Jember, usai dilaksanakan. Ada yang tersisa dari gelar kejuaraan bertaraf nasional ini, yaitu kebanggaan.

Sukses penyelenggaraan kejuaraan paralayang yang untuk kali pertama digelar di Bukit Mandigu ini, menjadi bukti kepercayaan publik kepada Jember untuk menggelar kegiatan olahraga bertaraf nasional. Bagi Pemerintah Kabupaten Jember, kegiatan ini selain menjadi kebanggaan, juga kehormatan tersendiri.

“Ini berarti Kabupaten Jember kembali dipercaya untuk menggelar kejuaraan olahraga bertaraf nasional,” kata Ni Ketut Ardani, S.Psi. M. Kes, Plt. Kadispora Jember, membacakan sambutan Bupati Jember, dr. Faida, MMR, pada acara penutupan Kejuaraan Paralayang di Bukit Mandigu, Suco, Mumbulsari, Minggu (3/11/2019).

Penyelengaraan Kejuaraan Paralayang se-Indonesia memperebutkan Piala Bupati Jember 2019 yang berlangsung selama tiga hari,dari tanggal 1-3 November 2019 di Bukit Mandigu ini, merupakan kerjasama dan komunikasi antara Pemerintah Kabupaten Jember dengan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, serta Pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Provinsi Jawa Timur. “Saya berharap kejuaraan ini dapat kembali terselenggara di masa-masa mendatang, sekaligus dapat menjadi agenda rutin, sehingga menjadi agenda tahunan di Kabupaten Jember,” harapnya.

Tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini, untuk memperkenalkan cabor paralayang kepada masyarakat Jember dan sekitarnya. Khususnya siswa dan pelajar sebagai salah upaya pengembangan olahraga dirgantara di Jember.

Gelar kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan segala potensi yang dimiliki Kabupaten Jember, terutama kepada peserta lomba yang berasal dari luar daerah. Kegiatan ini juga diharapkan bisa menggerakkan roda usaha kecil dan menengah di Jember.

Selain juga diharapkan dapat mengembangkan kreativitas usaha masyarakat lainnya, sehingga mampu mengangkat derajat kesejahteraan masyarakat. “Paralayang merupakan salah satu olahraga yang mengandalkan kecerdasan, ketelitian, keberanian dan kehati-hatian, serta menguji adrenalin,” ujar Ni Ketut Ardani.

Paralayang ini juga termasuk dalam kategori olahraga yang memiliki esensi rekreasi dan wisata. “Karena itu, olahraga paralayang saat ini telah menjadi pilihan sebagian masyarakat dalam rangka menjaga kesehatan jasmani dan rohaninya,” pungkasnya. (*)