Tim Seleksi Pilih Lima Penghafal Al Quran untuk Berangkat Umroh Gratis

Spread the love
Tim penilai dari NRA Foundation, dan perwakilan Pemkab Jember, kiai pengasuh pesantren tahfidz Qur’an di Jember, akhirnya memilih lima penghafal Al Quran untuk dibrrangkatkan umroh secara gratis.

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Tim Seleksi akhirnya berhasil memilih lima orang penghafal Al Quran 30 juz untuk berangkat umroh secara gratis. Lima orang penghafal Al Quran yang terpilih untuk berangkat umroh tersebut adalah, Fatur Rahman (34) asal Kecamatan Kencong, Ulimiyatul Jannah (24) asal Kecamatan Kalisat, As’ad Daroini (33) asal Kecamatan Kalisat, Muhammad Suadi (36) asal Kecamatan Semboro, dan Muhammad Hoirul Anam (24) asal Kecamatan Panti.

Kelima penghafal Al Al Quran ini, berhak berangkat ke Tanah Suci untuk melaksanakan ibadah umroh setelah melewati proses seleksi yang berlangsung secara bertahap. Seleksi ini diikuti oleh 46 hafidz dan hafidzoh se Kabupaten Jember.

Seleksi hafidz – hafidzoh Al Qur’an 30 juz berjalan lancar. Lima orang penghafal Al Qur’an 30 juz telah terpilih dalam seleksi untuk berangkat umroh secara gratis kerja sama Pemerintah Kabupaten Jember dengan NRA Foundation.

Mereka adalah Fatur Rahman (34) asal Kecamatan Kencong, Ulimiyatul Jannah (24) asal Kecamatan Kalisat, As’ad Daroini (33) asal Kecamatan Kalisat, Muhammad Suadi (36) asal Kecamatan Semboro, dan Muhammad Hoirul Anam (24) asal Kecamatan Panti.

Lima orang tersebut berhak mendapatkan hadiah umroh selama 9 hari. Seleksi yang dibuka Wakil Bupati Jember, Drs KH Muqit Arief, dan ditutup Bupati Jember, dr. Faida, MMR ini, diikuti oleh 46 hafidz dan hafidzoh se-Kabupaten Jember.

Wabup Muqit Arief, dalam sambutannya mengatakan, peluang emas yang didapat para penghafal Al Qur’an tersebut, karena Jember dikenal sebagai daerah yang sangat memberikan perhatian kepada para hafidz dan hafidzoh. Pemberian beasiswa kepada para penghafal Al Quran oleh Pemkab Jember ini, dikenal hingga lain daerah melalui unggahan media sosial.

Video tentang perhatian Pemkab Jember inilah yang memantik NRA Fundation untuk memberikan hadiah umroh kepada hafidz hafidzah itu. “Karena NRA melihat dari video di media sosial, bahwa Jember salah satu kabupaten yang sangat memberikan perhatian terhadap hafidz dan hafidzah, seperti memberikan beasiswa sekolah dan BPJS Kesehatan,” terang Wabup Muqit Arief, pada pembukaan Seleksi Umroh Gratis untuk hafidz dan hafidzah, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (13/02/2020).

Atas kesempatan yang diberikan NRA Foundation ini, mewakili rakyat Jember, wabup mengucapkan rasa syukur dan terima kasih. Kerja sama Pemkab Jember dengan NRA Foundation ini, untuk memfasilitasi keberangkatan dan kepulangan Jember – Jakarta lima hufadz yang terpilih pergi umroh secara gratis.

Segala kebutuhan selama 9 hari di Tanah Suci, biaya ditanggung NRA Fundation. Kelimanya akan diberangkatkan tanggal 28 Maret 2020.

Kepada hafidz dan hafidzah Wabup juga berpesan untuk tidak pernah lelah mengajak teman, keluarga, dan masyarakat agar senang belajar Al-Quran. “Apabila semakin banyak generasi muda yang hafal Al-Quran akan menjadikan Jember sebagai kabupaten yang makmur dan selalu dalam limpahan ampunan dan berkah Allah SWT,” tutur wabup.

Wakil Ketua NRA Foundation, Sugiarto Badruz Zaman, MA, menambahkan, proses seleksi untuk memiliha lima hufadz yang akan diberangkat umroh dilakukan melalui beberapa tahap. Mulai dari tahap validasi data dan berkas, sampai status kependudukan harus asli penduduk Jember, serta syahadah atau sertifikat penghafal Al-Qur’an.

“Selanjutnya dites untuk melantunkan hafalannya dan akan dipilih yang terbaik. Tim penilai dari NRA foundation, dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Jember, kiai pengasuh pesantren tahfidz Qur’an di Jember,” jelasnya.

Rasa syukur juga disampaikan oleh Sementara Bupati Jember, dr. Faida, MMR, dalam sambutannya pada penutupan seleksi penerima hadiah umroh gratis ini, menyatakan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan inj. “Atas izin Allah SWT terpilih lima terbaik yang akan berangkat ke Tanah Suci,” ucapnya.

Bupati mengaku terharu, karena hadiah umroh ini diberi kepada para hafidz dan hafidzah. “Ini menjadi satu keputusan yang mulia,” ujarnya.

“Para hafidz dan hafidzah ini tidak akan menyangka akan mendapatkan rezeki yang tidak terduga melalui hafalan Al-Qur’an, karena menghafal Al-Qur’an tidak pernah ada niat untuk mendapatkan umroh gratis atau apresiasi dari pemerintah,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan adanya umroh gratis ini dapat dijadikan semangat para santri lainnya, dan semoga hadiah ini dapat benar-benar bermanfaat. Semoga ibadahnya nanti dapat berjalan lancar,” harap bupati. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *