Masker Kiriman Pemkab Jember untuk Mencegah Penularan Virus Corona Sudah Dimanfaatkan Warga Jember di Hongkong

Spread the love

Warga Jember di Hongkong saat mengambil masker kiriman Pemkab Jember di MRT di Hongkong

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Keinginan Pemerintah Kabupaten Jember untuk membantu warga Jember yang ada di Hongkong dalam menghadapi ancaman penularan virus corona, akhirnya kesampaian. Ini setelah adanya kabar, bahwa masker penutup hidung dan mulut yang dikirim Pemkab Jember sudah diterima dan dimanfaatkan warga Jember yang ada di Hongkong.

Masker sebanyak 10.000 yang dikirim Pemkab Jember lewat Kantor Pos Jember, pada hari Sabtu, 15 Februari 2020, sudah diterima Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hongkong pada tanggal 20 Pebruari 2020. “Alhamdulillah bantuan masker sudah dimanfaatkan oleh WNI Jember yang ada di Hongkong,” terang Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Jember.

Pembagian masker untuk warga Jember yang tersebar di beberapa daerah di Hongkong, dilakukan melalui perwakilan. Warga Jember yang sedang tidak ada pekerjaan atau libur, ngambil sendiri masker di MTR (Mass Transit Railway).

Rasa gembira warga Jember di Hongkong atas adanya bantuan masker dari Pemkab Jember ini, terlihat dari bersemangatnya mereka ambil masker di MTR. Melalui pesan WhatsApp yang disampaikan kepada Bupati Jember, dr. Faida. MMR, mereka menceritakan bagaimana cara memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada untuk mengambil masker kiriman Pemkab Jember itu.

“Jemput bola, mereka yang libur tapi bisa ambil di MTR melalui perwakilan. Mong Kong, Kowloon Tong, Meifu, Shamshuipo,”.

Selain menceritakan pemanfaatan waktu dan kesempatan untuk mengambil masker, lewat pesan WhatsApp yang disampailan kepada Bupati Faida, warga Jember di Hongkong, juga menjelaskan kondisi keamanan di negeri itu.

“Alhamdulillah tidak ada demo, jadi MTR aman. Lanjut minggu depan dan ada yang minta kirim pos, atas nama mereka dan menyampaikan salam terima kasih sehat sejahtera untuk ibu dan tolong doakan pula kami di sini ya bu,”. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *