Aplikasi SoeMad RSD dr Soebandi, Bisa Deteksi Pasien Masuk Kategori OTG, ODP atau PDP

  • Whatsapp
Peluncuran aplikasi SoeMad RSD dr Soebandi, Jember

Peluncuran aplikasi SoeMad RSD dr Soebandi, Jember

 
LONTARNEWS.COM. I. Jember – RSD dr. Soebandi (RSDS) meluncurkan aplikasi SoeMad (Soebandi Mobile Admission). Aplikasi untuk memudahkan masyarakat mendaftar secara daring dalam pelayanan rawat jalan di rumah sakit, itu bisa diakses di playstore.

Peluncuran aplikasi yang ketiga kalinya ini, menurut Wakil Direktur SDM dan Pendidikan, drg. Arief Setioargo, SH., MH, M.Kes, untuk menyosialisasikan SoeMad, agar semakin dikenal masyarakat. Pertama kali sosialisasi aplikasi SoeMad, dilakukan pada bulan Januari 2020.

Dijelaskan Arief, perangkat ini sebenarnya digunakan untuk pendaftaran pasien rawat jalan secara daring. Tujuannya agar RS Soebandi bisa mengatur jam kunjungan pasien, sehingga pasien tidak menumpuk pada jam jam tertentu.

Dengan cara itu, sebagai rumah sakit rujukan Covid-19, maka pada saat pendaftaran secara daring akan muncul tahap penapisan (screening) Covid-19. Dengan adanya tambahan penapisan itu, akhirnya aplikasi SoeMad ditambah modul penapisan epidemiologi untuk kasus covid-19 secara daring.

Menurut Arief, saat ini di RSDS tidak lagi bebas keluar masuk rumah sakit. Pengunjung pun tidak lagi boleh bergerombol. “Jadi salah satu upaya pencegahan covid-19, agar kita mengetahui pasien ini, ODP, OTG, atau PDP, maka harus di-screening epidemiologi terlebih dahulu,” terangnya.

Untuk menggunakan aplikasi SoeMad ini bisa diunduh di playstore. Pasien tinggal melakukan registrasi dengan memasukan NIK dan nomer ponsel. Satu NIK bisa digunakan untuk satu keluarga.

Untuk mengetahui gejala Covid-19 pada pasien, aplikasi SoeMad memberikan pertanyaan yerkait dengan kondisi pasien, Seperti apakah sedang mengalami demam, batuk, pilek, asma, dan lainnya.

Selesai menjawab pertanyaan akan muncul hasil akhirnya, pasien masuk kategori OTG, ODP, PDP, maupun lainnya. Jika tidak masuk dalam kategori tersebut, maka semua klinik/poli akan muncul sebagai pilihan untuk mendaftar.

Dengan menggunakan aplikasi ini, pasien bisa menyesuaikan tanggal dan jam untuk antri atau datang ke poli tersebut. Pihak RSD dr Seobandi berharap semua masyarakat dapat menggunakan aplikasi ini.

Aplikasi SoeMad ini juga memudahkan Satgas Covid-19 untuk terus memantau persebaran Covid-19 di Kabupaten Jember. “Paling tidak, aplikasi ini bisa membantu dan mengetahui peta sebaran Covid-19 di Kabupaten Jember,” imbuh Arief.(*).