Respon Keluhan Warga, Bupati Jember Fasilitasi Pemulangan Warga Umbulsari yang Mengalami Kecelakaan dan Dirawat di Bali

  • Whatsapp
Ahmad Susilo (24 tahun), warga Dusun Sumberejo, Desa/Kecamatan Umbulsari, yang mengalami kecelakaan dan dirawat di Bali, saat ini sudah dirawat di rumah sakit di Jember.
Ahmad Susilo (24 tahun), warga Dusun Sumberejo, Desa/Kecamatan Umbulsari, yang mengalami kecelakaan dan dirawat di Bali, saat ini sudah dirawat di rumah sakit di Jember.

Jember.LONTARNEWS.COM. Respon atas keluhan warganya kembali diberikan Bupati Jember, dr. Faida, MMR. Kali ini Bupati Faida menjawab keinginan warga yang berharap anggota keluarganya bisa dipulangkan ke Jember setelah mengalami kecelakaan dan dirawat di Bali.

Keluhan warga ini tersampaikan kepada sopir ambulan desa, yang kemudian dikoordinasikan ke Dinas Kesehatan serta Bupati Jember. “Penjemputan dilakukan setelah pihak keluarga pasien meminta bantuan sopir Ambulans Desa, yang kemudian dikoordinasikan ke Dinas Kesehatan serta Ibu Bupati,” terang Gatot Triyono, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Jember, Senin (13/07/2020).

Dijelaskan Gatot, pasien bernama Ahmad Susilo (24 tahun), warga Dusun Sumberejo, Desa/Kecamatan Umbulsari yang mengalami kecelakaan tersebut, sempat menjalani oerawatan di rumah sakit di Bali, hingga menghabiskan biaya Rp. 50 juta. Khawatir biaya semakin membesar, pihak keluarga yang tergolong tidak mampu ini kemudian meminta bantuan, agar Ahmad Susilo dipulangkan.

Penjemputan Ahmad Susilo dari Bali untuk dirawat di Jember ini, juga disertai pemberian fasilitas lain dari Pemkab Jember. Puskesmas Umbulsari sedang mengupayakan asuransi kecelakaan dari Jasa Raharja.

Terkait penjemputan pasien warga Jember yang dirawat di luar kota ini, menurut Gatot, bukan untuk yang pertana kali. Sebelum ini, Pemkab Jember sudah beberapa kali melakukan penjemputan warga yang sakit di daerah lain.

Tidak hanya di dalam negeri. Pemkab Jember bahkan juga sudah beberapa kali menjemput warganya yang tertimpa musibah di luar negeri.
Kebijajan ini dilakukan Pemkab Jember, untuk membantu warganya yang sedang tertimpa musibah di daerah perantauan. (*).