Masifkan Pembagian Masker, TP PKK Jember Akan Datangi Setiap Rumah Warga

Spread the love

Bersama Bupati Jember, dr. Faida. MMR, dan Wakil Bupati Hember, Drs. KH. Muqit Arief, Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Hj. Maimunah Muqit, mengikuti acara koordinasi secara virtual dengan Mendagri Tito Karnavian di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (1008/2020).

Jember.LONTARNEWS.COM. Upaya mencegah terjadinya penularan virus corona di Kabupaten Jember terus gencar dilakukan. Kali ini upaya pencegahan penyebaran virus yang sudah menjadi pandemi itu, juga melibatkan kalangan ibu-ibu PKK.

Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Jember melibatkan diri dalam upaya pencegahan penularan virus itu. Kegiatan yang mereka lakukan saat ini bahkan lebih dimasifkan lagi.

TP PKK turut membagikan masker untuk mencegah terjadinya penularan virus korona di masyarakat. “Kami akan membagikan masker dari rumah ke rumah,” kata Hj. Maimunah Muqit, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jember, usai koordinasi secara virtual dengan Mendagri Tito Karnavian di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (1008/2020).

Pembagian masker yang merupakan instruksi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, itu menurut Maimunah sebagai upaya untuk mencegah penularan virus. “Kami sedang menyiapkan hal itu,” papar Hj Maimunah, yang jiga istri Wakil Bupati Jember Drs. KH. A Muqit Arief itu.

Dijelaskan, bahwa upaya memasifkan gerakan pembagian masker ini, merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya. Beberap waktu sebelumnya,TP PKK Kabupaten Jember bersama elemen lainnya juga membagikan seribu masker kepada pedagang dan pengunjung Pasar Tanjung.

Kegiatan ini, menurut Hj Maimunah, juga bagian dari instruksi Mendagri. “Selain itu, kami juga telah memberikan masker kepada kader-kader posyandu di 31 kecamatan di Kabupaten Jember,” terangnya.

Sesuai evaluasi bersama Mendagri, pembagian masker tersebut perlu dimasifkan, dengan membagikannya ke setiap rumah warga. Kegiatan seperti ini diharapkan sudah bisa dituntaskan dalam dua pekan ke depan.

TP PKK Kabupaten Jember saat ini juga sedang menyiapkan protokol kesehatan untuk pelaksanaan timbang bayi. “Saat ini sudah memasuki bulan timbang. Jadi, mau tidak mau, hal itu harus segera dilakukan, tapi dengan protokol kesehatan,” ungkapnya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *