Tak Ingin Kejadian di India Menimpa Daerahnya, Bupati Jember Larang Mudik Warganya

  • Whatsapp
Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wabup Jember, MB Firjaun Barlaman, bersama unsur Forkopimda saat mengikuti rakor penegakan disiplin protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 secara virtual, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (03/95/2021)

Jember.LONTARNEWS.COM. Perkembangan penyebaran Covid-19 di kawasan selatan Asia, utamanya negara India, terus menjadi perhatian pemerintah Indonesia. Ini karena, akibat dari sikap lengah dan menganggap remeh temeh soal Covid-19, ratusan ribu penduduk di negeri anak benua itu terpapar virus corona.

Oleh karena tak ingin kejadian yang menimpa penduduk di negeri Hindustan itu terjadi di negeri ini, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, melalui virtual meeting, berpesan, agar seluruh masyarakat betul-betul menaati protokol kesehatan dalam setiap aktifitasnya. “Bapak Presiden meminta agar masyarakat tidak lengah dalam menerapkan protokol kesehatan. Beliau mengatakan ini sehubungan dengan kasus Covid-19 di India yang kian melonjak, ” ujar Mendagri, (03/95/2021).

Bacaan Lainnya

Rakor penegakan disiplin protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 secara virtual yang dipimpin mendagri Tito Karnavian itu diikui seluruh Gubernur, Bupati/Walikota serta Forkopimda seluruh Indonesia. Rakor tersebut membahas kondisi pandemi Covid-19 secara nasional dan pemetaan potensi kerawanan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Disampaikan mendagri, bahwa akibat dari kelengahan menyusul menurunnya kasus penularan Covid-19 setelah dilakukannya vaksinasi, masyarakat India abai terhadap protokol kesehatan. Akibatnya, ratusan ribu penduduk di negeri tersebut terpapar Covid-19.

“Kami harap semua Gubernur, Bupati, Walikota dan Forkopimda untuk memperkuat pencegahan penularan Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan secara ketat dan larangan mudik,” tegasmya.

Meneruskan instruksi mendagri serta sejumlah menteri lainnya melalui virtual meeting itu, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan, Pemkab Jember akan segera menindaklanjuti dengan memberlakukan larang tegas masyarakat untuk mudik atau pulang kampung ke Jember. Bupati mengakui, bahwa pandemi Covid-19 nyata adanya, sebab itu diperlukan kerjasama sungguh-sungguh dari semua pihak agar segera berakhir.

“Tidak boleh mudik, tidak bisa ditawar lagi. Kami minta tolong untuk kerjasamanya agar wabah ini berakhir, ”ucap Bupati Hendy Siswanto, usai rakor penegakan disiplin protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 secara virtual yang juga diikuti Wakil Bupati Jember KH. MB. Firjaun Barlaman, unsur Forkopimda dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (03/95/2021). (dna).

Pos terkait