Ketentuan Pemkab Jember, Sebelum Aspal Digunakan untuk Perbaikan Jalan, Supplier Harus Melakukan Uji Coba Pengaspalan

Uji coba pengamparan (pengaspalan) hotmix produk perusahaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di jalan Udang Windu, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Senin (31/05/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Keinginan kuat untuk memberikan yang terbaik benar-benar dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Kali ini, upaya pemberian layanan terbaik untuk masyarakat terkait penyediaan infrastruktur jalan yang memadai.

Tidak main-main, demi terpenuhinya ketersediaan jalan yang baik sesuai harapan masyarakat, Pemkab Jember memberlakukan ketentuan uji coba hotmix, sebelum digunakan untuk perbaikan jalan. Uji coba ini dimaksud, untuk mengetahui kualitas produksi dari setiap perusahaan yang akan ditunjuk sebagai supplier Asphalt Mixing Plant (AMP) yang akan digunakan pada semua proyek pengerjaan jalan di Kabupaten Jember.

Bacaan Lainnya

“Ini berlaku untuk semua proyek pengerjaan jalan, baik yang menggunakan anggaran tahun tunggal, maupun yang menggunakan anggaran tahun jamak (multi years),” jelas Ir. Rahman, Plt Kepala Dinas PU Bina Marga & SDA, Jember, yang ditemui saat pelaksanaan uji coba pengamparan (pengaspalan) hotmix produk perusahaan Asphalt Mixing Plant (AMP) di jalan Udang Windu, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Selasa (31/05/2021).

Melalui uji coba seperti ini, lanjut Rahma, setidaknya akan diketahui, apakah aspal produk perusahaan AMP masuk dalam klasifikasi teknis yang dipersyaratkan. “Kita akan lakukan uji laboratorium. Yaitu uji kaitan dengan kadar aspal, kemudian kepadatan, uji gradasi dan uji ketebalan. Jadi masing-masing (perusahaan) AMP diminta untuk melakukan uji itu di laboratorium yang independen,” terangnya.

Pada tahap awal ini, uji coba dilakukan di empat lokasi. Selain di jalan Udang Windu Kelurahan Mangli, yang dilakukan di dua titik, uji coba juga dilaksanakan di Jalan Tidar (depan Yonif Raider 509 Kostrad), dan di jalan Teratai, Kelurahan Gebang.

Rencananya, secara keseluruhan uji coba akan dilakukan di 11 titik. Uji coba kali ini melibatkan 2 perusahaan AMP, dari 12 perusahaan AMP yang memproduksi hotmix. Dua perusahaan tersebut, yakni PT Mulya Radita Sakti (MRS) dan PT. Bumi Praja Mitra Abadi.

Plt Kepala Dinas PU Bina Marga & SDA, Kabupaten Jember, Ir. Rahman

Dua belas perusahaan AMP (asphalt mixing plant) yang akan ikut bermain di Jember, 5 diantaranya merupakan perusahaan lokal, dan sisanya berasal dari luar Jember.

Setiap perusahaan yang memproduksi hotmix (aspal panas) diwajibkan untuk melakukan trial/ujicoba dengan menghampar hotmix masing-masing sebanyak 50 ton. Aspal yang digunakan harus berjenis Lapisan Aspal Beton/Laston (Asphalt Concrete-Binder Course atau AC-BC) dengan ketebalan 6 centimeter, dan Laston Lapis Aus (Asphalt Concrete-Wearing Course atau AC-WC) dengan ketebalan 4 centimeter.

“Dari 12 perusahaan itu, 9 rekanan telah bersedia dan siap untuk melaksanakan trial,” ungkap Rahman.

Sementara, Ketua Komisi C David Handoko Seto, yang menyaksikan langsung pelaksanaan uji coba pengamparan aspal hotmix oleh Perusahaan AMP PT.MRS, mengaku akan menjalankan fungsi pengawasannya sebagai anggota dewan dengan tegas.

“Kalau nanti ada perusahaan AMP yang main-main dengan uji coba ini, maka kami akan merekomendasikan untuk tidak dipakai” tegasnya.

Ketua Komisi C DPRD Jember, David Handoko Seto

Namun begitu, politisi Partai NasDem tersebut tetap berharap agar semua perusahaan yang melaksanakan uji coba benar-benar bekerja secara profesional dan memberikan produk yang berkualitas. “Agar masyarakat semuanya puas dan mengetahui perusahaan mana yang punya produk berkualitas. Jadi, kegiatan yang seperti ini bisa sebagai bentuk take and give antara masyarakat, pemerintah dan pengusaha,” ujarnya.

Kegiatan uji coba produk perusahaan AMP kali ini, lanjut David, sebagai bukti keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program yang telah menjadi keputusan bersama antara Bupati dan DPRD. Dan seperti yang sudah direncanakan, tahun ini Pemkab Jember akan menyelesaikan perbaikan jalan sepanjang 1080 kilometer.

Perbaikan ini sebagai wujud pembuktian dari komitmen bupati dan wakilnya dalam merealisasikan janjinya untuk memperbaiki kualitas jalan di Kabupaten Jember. “Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa tahapan pelaksanaan pengaspalan jalan di Kabupaten sudah dimulai,” imbuhnya. (dna).

Pos terkait