Patuhi Intruksi Menteri Dalam Negeri Atau Bersiap Menerima Sanksi

Bersama Wakil Bupati, KH MB Firjaun Barlaman, Bupati Jember, Hendy Siswanto, mendatangi sejumlah kafe dan warung kopi memantau pelaksanaan PPKM Darurat, Minggu (04/07/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Bupati Jember, Hendy Siswanto, mengatakan, mematuhi intruksi menteri dalam negeri terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat merupakan keharusan yang mesti dijalani masyakat. Karena jika tidak, pelanggarnya harus siap menghadapi dan menerima sanksi.

Oleh karenanya, bupati mengajak warga untuk senantiasa kompak untuk mematuhi dan menjalankan regulasi yang ada, demi keselamatan bersama. Dia menyampaikan kekompakan warga dalam mematuhi regulasi Inmendagri tersebut merupakan kunci kesuksesan PPKM Darurat ini.

Bacaan Lainnya

“Apabila tidak mau mematuhi intruksi mendagri terkait PPKM Darurat, maka harus siap menerima sanksi,” tegas Bupati Jember, Hendy Siswanto, tanpa merinci sanksi seperti apa yang akan dikenakan kepada pelanggar intruksi mendagri, Minggu (04/07/2021).

Ajakan untuk selalu mematuhi prokes ini, karena bupati tidak ingin penyebaran Covid-19 di Jember semakin meluas dan tidak terkendali. “Ayo patuhi regulasi intruksi medagri ini, mohon kesadaran serta kerjasamanya semua warga agar kita semua terhindar dari Covid-19,” tegas Bupati Hendy, saat memantau pelaksanaan PPKM Darurat.

Dalam kegiatan pemantauan pelaksanaan PPKM Darurat ini, bupati mendapati beberapa kafe, warung serta tempat umum adanya kerumunan masyarakat. Mereka dibubarkan, selain karena memang dilarang membuat kerumunan, kegiatan yang dilakukan juga melewati jam ketentuan.

“Ini sudah melewati pukul 20:00 WIB saya mendapati warung dan kafe masih menerima pembeli yang makan di tempat, itu tidak boleh. Warung, kafe dan restoran diperbolehkan tetap buka dengan hanya melayani pemesanan makanan dengan dibawa pulang atau takeaway dan juga dengan sistem pesan antar atau delivery order,” ungkap Hendy Siswanto, Bupati Jember, sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Jember.(jon).

Pos terkait