Pesan Bupati Jember: “Jangan Kemana-mana, Ini Kondisinya Darurat, Sudah Banyak Warga Jember Meninggal Akibat Covid-19”

  • Whatsapp
Bupati Jember, Hendy Siswanto, melakukan penyiraman air kembang pada kendaraan pengangkut beras bantuan dari Kementerian Sosial untuk didistribusikan kepada penerima manfaat, di Gudang Bulog, Pecoro, Jember, Minggu (18/07/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Penyebaran Covid-19 benar-benar sudah sangat mencemaskan. Tingkat kematian akibat terpapar Covid-19 menunjukkan kecenderungan meningkat.

Hampir setiap hari terdengar kabar kematian akibat terpapar virus pembunuh massal itu. Ancaman virus ini tidak hanya pada kalangan lanjut usia saja, tapi semua golongan usia dalam ancaman yang sama.

Bacaan Lainnya

Sebab itu, dalam sebuah kesempatan Bupati Jember, Hendy Siswanto mewanti-wanti warganya untuk tidak kemana-mana jika memang tidak mendesak betul. “Apalagi saat ini kasus Covid-19 ini sedang tinggi. Jadi tolong patuhi peraturan pemerintah, jangan kemana-mana jika tidak mendesak. Ini kondisinya darurat, sudah banyak warga Jember meninggal dunia akibat Covid-19 ini,” pesan Bupati Hendy, dalam acara penyaluran bantuan beras dari Kementerian Sosial, di Gudang Bulog Pecoro, Jember, Minggu (18/07/2021).

Bupati meminta seluruh warga Jember, untuk peduli terhadap keselamatan sesama. Sebab itu, laksanakan protokol kesehatan sebagaimana diintruksikan pemerintah.

Sementara mengenai bantuan beras yang dikucurkan oleh kemensos, bupati menjelaskan, jatah yang diterima Pemkab Jember untuk didistribusikan kepada 136.016 keluarga penerima manfaat (KPM). “Masing-masing paket berisi 10 kilogram beras. Alhamdulillah tadi sudah kami cek, kondisinya baik dan layak konsumsi,” ungkap bupati.

Bantuan ini menurut bupati, merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah kesulitan masyarakat menghadapi penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat . Bantuan ini diharapkan bisa sediki membantu meringankan beban kehidupan sehari-hari masyarakat.(dna).

Pos terkait