Kolaborasi HKTI dan PWJ, Bantu Kesulitan Masyarakat dan Warga Isoman Lewat Gelar Dapur Umum

  • Whatsapp
Bupati Jember, Hendy Siswanto, bersama Ketua HKTI Jember, Jumantoro dan sejumlah pengurus serta Ketua PWJ, Kustiono Musri, foto bersama usai penyerahan bantuan untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (09/08/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jember bekerjasama dengan Perserikatan Wartawan Jember (PWJ) bekerjasama untuk membantu kesulitan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, utamanya yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). Seremoni penyerahan bantuan untuk membantu masyarakat yang disaksikan Bupati Jember, Hendy Siswanto, ini berlangsung di Pendopo Wahya Wibawagraha, Senin (09/08/2021).

Bantuan yang diserahkan HKTI berupa hasil pertanian, seperti kelapa muda dan tua 30 butir, beras 1 ton, cabai 1 kuintal, sayuran setengah kuintal. “Terima kasih kepada Cak Jumantoro Ketua HKTI Jember serta Cak Kustiono Ketua PWJ, solid semuanya, saya terharu atas bantuan ini,” ujar Bupati Jember, Hendy Siswanto, dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan oleh HKTI dan PWJ kepada Bupati Jember, di Pendopo Wahya Wibawagraha.

Bacaan Lainnya

Bupati mengaku tidak melihat bantuan itu dari besar kecilnya jumlah yang diberikan, tapi lebih kepada rasa pedulinya terhadap nasib sesama di tengah pandemi Covid-19. “Bukan dari banyaknya bantuan, tapi kepeduliannya ini yang tidak bisa dinilai oleh apapun” tandas bupati.

Gerakan bersama sebagaimana dilakukan HKTI dan komunitas wartawan yang tergabung dalam PWJ ini, lanjut bupati, patut dijadikan contoh oleh siapapun. Tidak hanya di Jember, tapi seluruh Indonesia, bahwa kepedulian terhadap nasib sesama sangat dibutuhkan, terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

“Jember sektor terbesarnya adalah pertanian, jumlahnya 70 persen, ini adalah wujud rasa syukur panjenengan para petani HKTI yang diwujudkan secara nyata membantu sesama,” ungkapnya.

Mengenai pandemi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini, menurut bupati, menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun seluruh masyarakat untuk mencegah penyebaran dan penularannya. Tugas pemerintah menurut bupati, salah satunya yakni mengarahkan, memberikan bantuan, sedang warga mematuhi peraturan,

“Membantu, gotong royong dan kekompakan menjadi kunci keberhasilan dalam penanganan Covid-19 ini, ” pesannya.

Di lain pihak, Ketua HKTI Jember, Jumantoro, menyatakan, bahwa sumbangan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dari kalangan petani yang tergabung dalam HKTI dalam upaya membantu menanggulangi Covid-19. “Meskipun kondisi Jember saat ini dalam keadaan memperihatinkan, tetapi kami masih bisa memberikan bantuan,” akunya.

Ketua PWJ Asyik Kustiono Musri menambahkan, bahwa kegiatan yang digelarnya sebagai salah satu upaya ikut meringankan beban yang dihadapi masyarakat di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19. Bentuk kegiatan yang dikemas dalam bentuk dapur umum ini, memilih tajuk Resab (Relawan Sipil Bergerak) Covid-19.

“Kami membuka dapur umum di enam titik, per dapil. Kami juga ingin membantu menangani Covid-19, terutama bagi keluarga terdampak, dan yang isoman,” jelasnya.

Kegiatan Resab Covid -19 ini, lanjut Kustiono, juga sebagai upaya membangun kebersamaan, dengan mendorong semua pihak turut berpartisipasi aktif untuk ikut menanggulangi keadaan yang terjadi. “Alhamdulillah, kali ini HKTI juga turut memberikan bantuan yang akan kami distribusikan untuk dapur umum,” imbuhnya.(dna).

Pos terkait