Kebut Pencapaian Target Vaksinasi, Pemkab Jember Segera Tuntaskan 515 Ribu Penerima yang Belum Tervaksin

Bupati Jember, Hendy Siswanto dan Wakil Bupati Jember, MB Firjaun Barlaman, dalam acara press conference vaksinasi Covid-19 di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (30/09/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Sesuai data yang ada, hingga saat ini, pemberian vaksin dosis satu di Kabupaten Jember, sudah mencapai 34 persen atau 484 ribu lebih penerima vaksin. Capaian ini masih jauh di bawah ketentuan yang ditetapkan Kementrian Kesehatan yang mematok target 70 persen dari jumlah penduduk yang harus menerima vaksin.

“Untuk dosis satu vaksin saat ini mencapai 34 persen atau 484 ribu lebih,” jelas Bupati Jember, Hendy Siswanto, dalam acara press conference vaksinasi Covid-19 di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (30/09/2021).

Bacaan Lainnya

Meski masih jauh dari target nasional, namun capaian 34 persen yang sudah diperoleh, menurut bupati, tetap layak diapresiasi. Karena itu menunjukkan, tingkat kepatuhan masyarakat terhadap imbauan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan sudah cukup baik.

Dampak positif dari semakin baiknya tingkat kesadaran masyarakat dalam menjalankan prokes inilah yang menjadikan Kabupaten Jember masuk dalam level 1 PPKM. “Alhamdulillah berkat kepatuhan dari warga Jember sejak beberapa minggu terakhir, kita masuk level 1 sesuai assessment kementrian kesehatan,” ungkapnya.

Mengenai penetapan level PPKM, menurut bupati, Kabupaten Jember sebenarnya masih di level 2. Karena syarat yang harus dipenuhi suatu wilayah agar masuk dalam level 1 PPKM, capaian vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dari seluruh sasaran, dan vaksinasi bagi lansia 60 persen.

Kekurangan vaksinasi Covid-19 dari target 70 persen seperti yang ditetapkan Kemenkes, kata bupati, akan terus diupayakan. Untuk tahap pertama setidaknya harus bisa teraih 50 persen. “Ini penting, masih kurang sekitar 515 ribu,”.paparnya.

Upaya pencapaian target vaksinasi ini, lanjut bupati, sudah dilakukan dengan mengajukan permohonan bantuan vaksin kepada Kemenkes melalui Gubernur Jatim dan Pangdam V Brawijaya. “Mudah-mudahan harapan kami ada bantuan dari semua lini, karena memang nilai cukup besar dengan jumlah penduduk yang cukup banyak ini kami harus kejar,” harap bupati.

Selain mengajukan permohonan bantuan vaksin kepada kemenkes, bupati juga berharap kepada instansi lain yang punya kelebihan vaksin bisa dikirim ke Pemkab Jember. “Mungkin ada beberapa instansi lain yang masih ada kelebihan vaksin bisa dikirim ke kami,” harapnya.

Sementara mengenai dampak yang didapat dari ditetapkannya Jember dalam level 1 PPKM, dikatakan bupati, saat ini pertumbuhan ekonomi cenderung semakin membaik. “Ekonomi naik, alhamdulillah,” imbuhnya. (dna).

Pos terkait