Proyek Multiyears Jembatan Patemon Dimulai, Komisi C DPRD Jember Minta Pelaksana Perhatikan Kualitas Selain Juga Kondisi Cuaca Saat Ini

Jembatan di jalur wisata Pemandian Patemon, Tanggul ini, dalam beberapa bulan ke depan tidak bisa dilewati karena dibongkar. Rencananya, jembatan ini akan diperlebar karena terlalu sempit, tidak sebanding dengan volume kendaraan yang terus mengalami peningkatan.

Jember.LONTARNEWS.COM. Dalam beberapa bulan ke depan, warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, yang hendak ke arah selatan atau pasar untuk sementara mesti bersabar dulu. Karena jembatan di jalur utama yang menjadi tumpuan warga di desa tersebut saat ini dalam kondisi perbaikan.

Jembatan tersebut saat ini sudah dibongkar total. Sebagai alternatif, pihak pelaksana proyek, mendirikan jembatan bambu, yang hanya bisa digunakan warga pejalan kaki

Bacaan Lainnya

Bagi pengendara kendaraan bermotor yang hendak menuju ke selatan atau pasar, harus lewat di jalur timur depan SMAN 1 Tanggul. “Untuk pengerjaan multiyears jembatan di Desa Patemon Tanggul, mohon pihak pelaksana (kontraktor) agar menjaga kualitas dan kuantitasnya,” seru Budi Wicaksono, Ketua Komisi C DPRD Jember, Sabtu (15/01/2022).

Hal lain yang perlu menjadi perhatian dari perbaikan dan pembangunan jembatan di jalur wisata Patemon ini, menurut Budi adalah cuaca yang terjadi saat ini. Saat curah hujan tinggi seperti saat ini perlu dilakukan antisipasi kemungkinan terjadinya banjir yang bisa berdampak buruk terhadap pengerjaan proyek.

“Sekarang musim hujan, mohon juga diperhitungkan aliran sungainya yang sewaktu-waktu bisa terjadi banjir,” saran legislator Partai NasDem itu.

Begitu pula dengan proses pengerjaan dan penyelesaiannya, Budi minta sebisa mungkin dilakukan secepatnya, agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat. “Perhatikan kualitas dan kuantitas barang yang dipakai. Kebanyakan sekarang yang dipakai pabrikan, secepatnya barang-barang itu ready agar cepat bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tandasnya.

Pemberian perhatian Budi terhadap pelaksanaan proyek tahun jamak atau multiyears tersebut, karena ini mengawali. Sehingga diharapkan, seluruh pengerjaan proyek multiyears bisa berjalan seperti yang direncanakan.

“Ini mungkin awal dari proyek multiyears yang ada, dan ini merupakan yang pertama di Tanggul. Kemarin saya sidak jembatan ke daerah Rambipuji, itu masih minggu depan akan distart. Mohon jaga kualitas dan kuantitas, diperhitungkan juga curah hujan saat ini tinggi. Mungkin itu pesan saya selaku Ketua Komisi C DPRD Jember,” pesannya.

Sementara dari papan kegiatan proyek yang terpasang tegak di pinggir jalan diketahui, sumber dana pengerjaan rehabilitasi jembatan tersebut berasal dari APBD Kabupaten Jember tahun 2021 dan 2022. Sedang nilai kontrak proyek yang dimulai dari tanggal 23 Desember 2021 dan selesai 21 Mei 2022, itu sebesar Rp 1.208.386.000.(igm).

Pos terkait