Topo Wudo Ratu Kalinyamat, Tidak Akan Berhenti Bertapa Sebelum Berkeramas Darah dan Berkesed Rambut Arya Penangsang

Retno Kencono atau Ratu Kalinyamat merupakan puteri Sultan Demak pertama, Radeh Patah. Ia menuntut keadilan atas pembunuhan suaminya Sultan Hadliri oleh orang suruhan Arya Penangsang. Dia bersumpah tidak akan berhenti bertapa telanjang sebelum bisa keramas darah dan berkesed rambut Arya Penangsang. (Ilustrasi, sumber: Gedigu TV)

LONTARNEWS.COM. Kesultanan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Jawa yang didirikan oleh keturunan Majapahit, Sultan Al Fatah Akbar Alam Syah atau yang dikenal dengan Raden Patah pada abad 15.

Semula Demak hanya sebuah kadipaten yang tunduk pada Majapahit. Namun seiring melemahnya Majapahit, Demak akhirnya memisahkan diri dan berdiri sebagai kerajaan berdaulat.

Bacaan Lainnya

Secara turun temurun Kerajaan Demak diperintah oleh anak cucu Raden Patah. Dari catatan sejarah diketahui, Raden Patah merupakan raja pertama Kerajaan Demak yang bertahta dari tahun 1478–1504

Setelahnya, Kerajaan Demak dipimpin Sultan Trenggana dari tahun 1505–1518. Kepemimpinan Sultan Trenggono kemudian digantikan Pati Unus dari tahun 1518–1521.

Pati Unus hanya 3 tahun memimpin Kerajaan Demak, karena gugur di medan perang dalam pertempuran melawan Portugis di Selat Malaka.

Sepeninggal Pati Unus, Sultan Trenggono kembali menduduki tampuk kekuasaan Kerajaan Demak dari 1521-1546. Tahun 1546 tahta Kerajaan Demak kembali kosong, akibat Sultan Trenggono terbunuh dalam peperangan melawan Panarukan.

Pos terkait