Tahta Majapahit dan Sosok Prajurit yang Hanya Mengenal Satu Loyalitas, yaitu Negara

Gajah Mada selain dikenal sebagai mahapatih terbesar sepanjang sejarah Majapahit, juga merupakan prajurit yang tangguh. Pada masanya seluruh daerah dan pulau di Nusantara berhasil ditaklukkan dan berada di bawah kekuasaan Majapahit.

LONTARNEWS.COM. Mendengar nama Majapahit, ingatan akan langsung tertuju pada beberapa tokoh populer yang berkaitan erat dengan kerajaan tersebut.

Dimulai dari Raden Wijaya atau Sanggrama Wijaya sebagai pendiri Kerajaan Majapahit, lalu Tribuwana Tunggadewi, Hayam Wuruk, Jayanegara, Gajah Mada dan sejumlah tokoh lainnya.

Bacaan Lainnya

Diantara sekian banyak tokoh yang ada di Majapahit, ada satu nama yang sangat populer. Nama ini begitu dikenal, karena perannya yang dianggap besar dalam menghantarkan Majapahit pada puncak kejayaannya.

Nama tokoh yang dimaksud adalah Gajah Mada. Tokoh ini dikenal sebagai mahapatih terbesar sepanjang sejarah Majapahit.

Karena pada masanya seluruh daerah dan pulau di Nusantara berhasil ditaklukkan dan berada di bawah kekuasaan Majapahit.

Karier Gajah Mada dimulai dengan menjadi Bekel (pemimpin pasukan) pengawal raja (bhayangkara) pada masa pemerintahan Sri Jayanegara tahun 1309–1328.

Pararaton menyebut pasukan Bhayangkara yang dipimpin Gajah Mada, dengan 15 orang anggotanya berhasil menyelamatkan Jayanegara yang terancam saat terjadi pemberontakan oleh Rakrian (Ra) Kuti, pada tahun 1241 Saka atau 1319 Masehi.

Bersama 14 anggotanya, Gajah Mada berhasil membawa lari dan menyelamatkan Prabu Jayanegara ke Desa Bedander dari ancaman Ra Kuti yang merupakan salah satu anggota pasukan elit Majapahit, Dharmaputera.

Selain menyelamatkan Sri Jayanagara, Gajah Mada juga berhasil menumpas pasukan Ra Kuti yang kala itu sudah menguasai istana Majapahit

Keberhasilan memadamkan pemberontakan Kuti dan menyelamatkan Jayanegara, ini sebagai bukti kesetiaan dan loyalitas Gajah Mada hanya untuk raja dan negara.

Pos terkait