Code of Hammurabi, Bentuk Awal dari Pemerintahan Konstitusional dan Penerapan Azas Praduga Tak Bersalah!

Piagam Hamurabi yang ditulis di atas prasasti batu hitam setinggi 2,25 meter, dibuat pada sekira tahun 1750 SM. Hukum Hammurabi atau Kode Hammurabi (Code of Hammurabi) dianggap sebagai bentuk awal dari pemerintahan konstitusional dan penerapan azas praduga rak bersalah.

LONTARNEWS.COM. Code of Hammurabi (Kode Hammurabi) atau Hukum Hammurabi adalah dokumen historis yang dibuat pada sekira 1750 Sebelum Masehi (SM).

Dokumen Code of Hammurabi yang ditulis raja ke 6 Babilonia, Hammurabi, selain mengatur pemerintahan juga menetapkan ketentuan-ketentuan hukum yang menjamin keadilan bagi warganya.

Bacaan Lainnya

Monumen Code of Hammurabi (Hukum Hamurabi), saat ini tersimpan di Museum Louvre, Paris, Prancis.

Raja Hammurabi yang memerintah dari tahun 1792 sampai 1750 SM, merupakan raja dari Dinasti Pertama Babilonia Amori.

Dilansir dari lumen learning, Code of Hammurabi atau Kode Hammurabi adalah perangkat hukum yang berisi 282 ketentuan hukum (pasal).

Dokumen ini ditemukan Egyptologist Gustave Jequier bersama beberapa arkeolog lain di reruntuhan bekas kota kuno, Susa, Babilonia, pada tahun 1901.

Dari laman history, Hukum Hammurabi ditulis Raja Babilonia, Hammurabi, di atas prasasti batu diorit seberat empat ton dan lempengan tanah liat, itu menggunakan huruf paku (cuneiform).

Piagam Hamurabi ditulis di atas prasasti setinggi 2,25 meter, memuat beberapa ketentuan hukuman yang bervariasi berdasarkan status sosial (budak, orang bebas, dan pemilik properti).

Dari sekian ketentuan hukuman di dalam Code of Hammurabi, yang paling terkenal adalah bentuk hukuman “mata ganti mata, gigi ganti gigi” (lex talionis).

Pos terkait