Depresi Besar, Penyebab Tidak Sanggupnya PG Gunungsari Kencong Beroperasi dan Tutup

Perumahan PG Gunungsari Kencong ini dibangun tahun 1926. Saat Pabrik Gula (PG) Gunungsari Kencong masih beroperasi, perumahan ini merupakan tempat tinggal karyawan dari kalangan orang-orang Belanda. Mereka yang menempati perumahan ini adalah pejabat penting di PG Gunungsari

LONTARNEWS.COM. Pada era tahun 1920-1930an, di Jember tidak hanya ada satu pabrik gula (PG) saja. Selain PG Semboro, ada juga pabrik gula lain, yaitu Pabrik Gula Gunungsari Kencong dan Pabrik Gula Bedadung.

PG Gunungsari didirikan oleh Handelsvereeniging Amsterdam (HVA), yaitu perusahaan perdagangan perkebunan di zaman Hindia Belanda pada tahun 1925

Bacaan Lainnya

Sebelum mendirikan PG Gunungsari dan PG Semboro, termasuk PG Bedadung di Balung, perusahaan ini telah mendirikan PG Djatiroto.

PG Gunungsari yang didirikan di Desa Kencong dimaksudkan untuk mendukung PG Djatiroto yang sudah beroperasi sejak tahun 1910.

Dari arsip handelsvereeniging amsterdam, diketahui, bahwa lahan untuk PG Gunungsari dan PG Semboro diperoleh pada bulan April 1925.

Setelah pembangunan selesai, tahun 1927 PG Gunungsari melakukan uji coba. Setahun kemudian, tahun 1928, PG Gunungsari mulai beroperasi sepenuhnya.

Pembangunan PG Gunungsari menelan biaya kurang lebih 12.000.000 gulden. PG Gunungsari juga dilengkapi dengan jaringan rel lori yang panjangnya mencapai 90 kilometer

Pabrik Gula Gunungsari mampu mengelola 30.000 pikul tebu dengan biaya operasional mencapai 1.500.000 gulden.

Pos terkait