Agar Masyarakat Mudah Melakukan Pengurusan Identitas, Pemkab Jember Luncurkan J-Pernik

Peluncuran layanan Jember - Pendaftaran Antrian Perekaman KTP Elektronik atau J-Pernik ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Bupati Jember, H Hendy Siswanto, di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Jumat (17/11/2023)

LONTARNEWS.COM. Jember – Berangkat dari keinginan untuk mempermudah pengurusan identitas, Pemkab Jember meluncurkan Jember – Pendaftaran Antrian Perekaman KTP Elektronik atau J-Pernik.

Launching J-Pernik yang diawali dengan penombolan sirine oleh Bupati Jember, H Hendy Siswanto, bersamaan dengan peresmian Mushola Az-Zahra yang terletak di dalam komplek Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Pemkab Jember, Jumat (17/18/2023).

Bacaan Lainnya

Peluncuran J-Pernik melalui Dipendukcapil, itu diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam pengurusan identitas.

“Peluncuran J-Pernik ini bertujuan jika mengurus pendaftaran kependudukan dan pencatatan sipil tidak perlu mengantri panjang. Karena bisa mendaftar melalui website. Dan tidak perlu lama menunggu untuk lama sehingga lebih efektif dan effisien,” tutur Bupati Jember H. Hendy Siswanto, dalam acara yang juga diisi dengan acara itsbat nikah dan perkawinan non muslim.

Pada rangkaian acara itu, tercatat ada 52 pasangan melaksanakan itsbat nikah dan perkawinan non muslim.

Bupati berharap, setelah launching J-Pernik, tidak ada lagi masyarakat Jember yang kesulitan dalam menyelesaikan permasalahan pencatatan kependudukan.

Model layanan baru dan cepat ini, kedepan akan diupayakan untuk selalu dilakukan inovasi. Sehingga pemberian layanan kepada masyarakat bisa dilakukan dengan mudah, tepat dan singkat.

Pemberian layanan cepat melalui J-Pernik, ini juga diharapkan akan memberi dampak positif terhadap perkembangan Jember ke depan lebih baik.

Diimbau, agar layanan J-Pernik dimanfaatkan dengan baik dan benar, sehingga masyarakat bisa mendapatkan identitas resmi dengan mudah, tanpa harus meninggalkan aktifitas keseharian yang sudah biasa ditekuni. (*).

Pos terkait