Bersaing Ketat di Battle Ground, AMIN Gerus Basis Prabowo, Kini Hanya Terpaut 2%

Kontestan Pilpres 2024, pasangan calon nomor urut 01, Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar. Pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka. Pasangan calon nomor urut 03, Ganjar Pranowo - Mahfud MD

LONTARNEWS.COM. Terjadi kecenderungan peningkatan dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil preaiden Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) di enam provinsi Pulau Jawa.

Peneliti Lembaga Konsultan Politik Indonesia (LKPI) StarPoll, Zein Kurniawan mengungkapkan, pulau Jawa yang menjadi parameter kemenangan dan battle ground perebutan suara pilpres, 14 Pebruari 2024 mendatang, dukungan terhadap paslon dengan nomor urut 01, menunjukkan kecenderungan meningkat.

Bacaan Lainnya

Survei LKPI StarPoll yang dilaksanakan tangggal 20 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024, menunjukkan, tingkat elektabilitas paslon AMIN dengan Prabowo – Gibran hanya terpaut sekira 2%.

“Perlahan terjadi peningkatan dukungan publik terhadap paslon 01 AMIN di wilayah Jawa yang menjadi parameter kemenangan dan battle ground perebutan suara pilpres yang akan datang,” ujar Zein Kurniawan, melalui rilis hasil survei elektabilitas pasangan calon (paslon) capres dan cawapres, Selasa (16/1/2024).

Dari survei LKPI StarPol diketahui, Paslon 01 berada di angka 33,2%, sementara Paslon 02, Prabowo-Gibran, di angka 02, 35,5%, dan paslon 03 sebesar 16,8%.

Dikatakan Kurniawan, dukungan terhadap paslon 01, datang dari warga nahdliyin, masyayikh NU, serta pesantren-pesantren historis.

“Konsolidasi suara dukungan NU menjadi faktor yang akan memberi peluang kemenangan paslon 01 lebih besar. Anies effect ini juga menjadi faktor bagi peningkatan suara koalisi partai pengusung paslon,” jelasnya.

Ditambahkan, persaingan elektabilitas antara Anies-Muhaimin dan Prabowo-Gibran hampir terjadi di semua kawasan, terutama Pulau Jawa.

Berdasarkan data hasil survei, diketahui, bahwa pemilihan presiden 2024 dimungkinkan tidak akan berlangsung hanya satu putaran, tapi dua putaran.

Ini karena, tingkat dukungan terhadap ketiga paslon yang akan berkontestasi di pilpres mendatang, kesemuanya masih berada di bawah 40%.

“Saya pesimistis pemilu dapat dimenangkan satu putaran oleh salah satu dari ketiga paslon, apabila memerhatikan peta elektabilitas mutakhir. Tapi yang jelas pasangan calon AMIN mampu menggerus basis suara tradisional Prabowo yang telah mengikuti pilpres 2 kali, pemilu 2014 dan 2019 lalu,”ucapnya.

Survei LKPI StarPol ini mewawancarai 2.500 orang, berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Wawancara dilaksanakan dengan cara tatap muka di 38 provinsi di Indonesia.

Margin of error dari survei ini kurang lebih 2 persen, tingkat kepercayaan 95 persen. (*).

Pos terkait