Kategori
Politik Pemerintahan

Sambil Menunggu Waktu Pelantikan, Cabup Cawabup Jember Terpilih Akan Lakukan Konsolidasi Sekaligus Siapkan Program

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih, Ir. H. Hendy Siswanto dan KH Muhamad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun) dalam rapat pleno terbuka penetapan hasil pilkada 2020 oleh KPU Jember, di Hotel Aston, Jumat (22/01/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Sesaat setelah ditetapkan sebagai pemenang pemilihan kepala daerah Kabupaten Jember, oleh KPU Jember, pasangan calon bupati dan wakil bupati Jember terpilih, Ir. H. Hendy Siswanto dan KH Muhamad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun), menyatakan akan segera melakukan konsolidasi sekaligus menyiapkan program. “Kami menunggu pelantikan resmi, dan setelah itu baru kami bekerja. Namun selama waktu menunggu ini, kami akan maksimalkan untuk menyiapkan program-program dengan Gus Firjaun,” ujar Ir. H. Hendy Siswanto, usai rapat pleno terbuka penetapan hasil pilkada 2020 oleh KPU Jember, di Hotel Aston, Jumat (22/01/2021).

Selain menyiapkan program cabup Jember terpilih juga menyatakan akan segera melakukan konsolidasi berbagai pihak, termasuk kalangan partai. Baik partai pengusung maupun partai yang lain.

Langkah ini dilakukan, karena menurut Hendy saat ini semuanya sudah menjadi satu. “Juga teman-teman dari paslon satu dan tiga, kami ajak untuk berkolaborasi, karena Jember ini milik kita semua. Karena itu harus bekerja bersama-sama,” ucapnya.

Terkait dengan tidak adanya anggaran hingga berimbas pada banyak hal, Hendy mengaku akan mengupayakannya setelah dilantik. Hanya saja, untuk tujuan itu pihaknya terus akan melakukan koordinasi, baik dengan legislatif maupun eksekutif.

“Sekarang kami belum bisa berbuat apa-apa, hanya melakukan koordinasi secara intensif dengan teman-teman semua. Karena koordinasi ini penting, meskipun belum resmi,” tandasnya.

Hendy berharap, setelah dilantik nanti, pihaknya bisa melakukan percepatan-percepatan. “Kami berharap unsur birokrat bisa menyesuaikan speed kami nanti, agar masyarakat bisa segera terlayani. Jember ini harus kita lakukan bersama-sama, tidak bisa sendiri,” pintanya

Demikian pula dari kalangan media diharapkan dukungannya. “Teman media mensuport, siapapun masyarakat harus juga mensuport bersama-sama. Kami melakukan percepatan, tentunya perlu dukungan semuanya. Tidak mungkin berdiri sendiri,” tandasnya.

Ungkapan senada juga disampaikan Cawabup terpilih, KH Muhamad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun). Usai ditetapkan sebagai pemenang atau peraih suara terbanyak dalam pilkada Jember 2020, pihaknya akan segera melakukan koordinasi.

Persiapan untuk memberikan yang terbaik buat Kabupaten Jember ini, kata Gus Firjaun, harus dilakukan dengan sebaik mungkin. Dia mengibaratkan seperti orang mau membuka warung.

Sebelum buka, warung harus dipersiapkan, sehingga saat dibuka langsung rame pembeli. “Sehingga setelah pelantikan, harapan kami bisa langsung rame (langsung action). Mudah-mudahan, kami bisa membawa amanat dengan baik ke depan,” harapnya.

Upaya percepatan yang akan dilakukan nantinya, lanjut Gus Firjaun, diantaranya termasuk APBD. “Setelah kami dilantik, kita akan lakukan percepatan-percepatan, termasuk menyediakan payung hukum untuk APBD dan sebagainya. Sehingga kerjasama dengan semua pihak, termasuk dengan provinsi, ada payung hukumnya,” imbuhnya.(*).

 81 kali dilihat,  80 kali dilihat hari ini

Kategori
Sosial

Ketua DPD NasDem Jember: “Segala Sesuatu Akan Bisa Diselesaikan dengan Baik, Apalagi Menyangkut Kemanusiaan”

Ketua DPD NasDem Kabupaten Jember, H Marsuki AG, dalam acara pemberian bantuan kepada korban banjir di Bangsalsari, Senin (18/01/2021)

Jember.LONTARNEWS.COM. Motivasi turunnya jajaran DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Jember, ke titik-titik banjir secara bersama-sama, menurut H Marsuki A Ghafur, pada dasarnya bukanlah sesuatu yang luar biasa. Karena hal yang demikian itu sudah biasa dilakukan, terlebih kalau menyangkut kepentingan kemanusiaan atau orang banyak

“Kuncinya kan hanya kebersamaan. Sesulit apapun kalau dilakukan dengan bersama-sama inshaa Allah segala sesuatunya akan bisa diselesaikan dengan baik. Apalagi ini menyangkut kemanusiaan,” ucap H Marsuki, Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jember.

Pada kegiatan ini, DPD NasDem Jember memberikan bantuan kepada korban banjir di Desa Grenden (Kecamatan Puger), Karangrejo (Kecamatan Gumukmas), Wonoasri (Kecamatan Tempurejo), serta Desa/Kecamatan Bangsalsari. Bantuan untuk korban bencana banjir ini diperoleh dari hasil urunan keluarga besar NasDem, khususnya di Jember.

“Kegiatan seperti ini sudah biasa kita lakukan. Kalau sudah menyangkut kepentingan orang banyak, teman-teman langsung bersemangat,” tandasnya.

Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jember, Gembong Konsul Alam

Ungkapan Ketua DPD NasDem ini juga diamini Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Jember, Gembong Konsul Alam. Dorongan untuk untuk turun bersama-sama ke lokasi banjir, kata Gembong, semata-mata untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

“Kita turun ini untuk memberikan bantuan dari Partai NasDem. Ini merupakan bentuk kepedulian Partai NasDem terhadap masyarakat yang terdampak banjir,” ungkapnya.

Mengenai bantuan yang disalurkan kepada masyarakat, selain ada yang dari donatur, juga berasal dari jajaran Partai NasDem sendiri. Mulai dari pengurus DPD NasDem, Fraksi Partai NasDem di DPRD Jember, sampai anggota DPRD Jatim dan DPR RI.

Anggota DPRD Jawa Timur dari Partai NasDem, Deni Prasetya

Anggota DPRD Jatim dari Partai NasDem, Deny Prasetya, menambahkan, kehadiran kader Partai NasDem di tengah masyarakat, terlebih pada masa sulit seperti saat terjadinya bencana, merupakan sebuah keharusan. Kehadiran Partai NasDem ini semata-mata untuk meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Kegiatan kemanusiaan seperti ini tidak hanya dilakukan saat terjadi banjir. Ketika awal-awal terjadinya pandemi Covid-19, NasDem juga melakukan kegiatan bhakti sosial dalam bentuk penyemprotan desinfektan ke rumah-rumah penduduk dan fasilitas umum,” imbuh Deni (*).

 121 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Kategori
Sosial

David Handoko Seto: Bencana Ini Harus Tetap Jadi Perhatian Meski Tidak Ada Anggaran

David Handoko Seto, Koordinator Barisan Reaksi Cepat (Baret) DPD Partai Nasdem, Kabupaten Jember, Senin (17/01/2021).

Jember.LONTARNEWS.COM. Bencana alam banjir yang terjadi di sejumlah daerah pada musim hujan tahun ini, menjadi pukulan terberat bagi masyarakat di Kabupaten Jember. Betapa tidak, karena di saat masyarakat yang menjadi korban banjir membutuhkan bantuan, pemerintah tidak bisa berbuat banyak, karena memang tidak ada anggaran.

Mengevakuasi lansia

Namun beruntung, dalam kondisi seperti ini, masyarakat dari berbagai lapisan segera mengambil langkah mengulurkan bantuan kepada korban banjir. “Walaupun tidak ada anggaran dari pemda, tapi bencana ini harus tetap jadi perhatian dan tidak boleh dihindari. Alhamdulillah masyarakat animonya luar biasa. Dan relawan membagikan ke titik-titik yang terdampak,” ujar David Handoko Seto, Koordinator Barisan Reaksi Cepat (Baret) DPD Partai Nasdem, Kabupaten Jember, Senin (17/01/2021).

David yang turun lapangan sejak terjadi banjir di Bangsalsari, tanggal 12 Januari 2921, itu tidak terlalu pusing dengan persoalan ketersediaan anggaran. Karena menurutnya yang terpenting bagaimana korban banjir bisa segera terselamatkan.

Oleh karenanya, dia terus bergerak dari satu titik ke titik banjir lainnya. Setelah turun ke lokasi banjir di Bangsalsari, keesokan harinya dilanjutkan ke Puger dan Gumuk Mas.

“Saya konsentrasi di Wonoasri ini mulai hari kamis saat terjadinya puncak banjir di sini yang menenggelamkan atau menggenangi kurang lebih 870 KK atau 2.668 jiwa,” ungkapnya.

Sikap tanggap ini juga ditunjukkan oleh relawan lainnya. Tanpa disuruh dan tidak minta bayaran, mereka dengan sukarela berbondong-bondong terus bergerak membantu korban banjir.

“Tanpa harus dimintapun pemerintah mestinya mengambil langkah. Cuma kita sayangkan, di Jember hari ini, dengan tidak punya anggaran, secara struktural sebenarnya kita lumpuh,” pungkasnya.(*).

 165 kali dilihat,  30 kali dilihat hari ini

Kategori
Sosial

DPD Nasdem Jember, Tinjau Lokasi Bekas Banjir Sekaligus Serahkan Bantuan Langsung kepada Korban

Ketua DPD Nasdem Jember, H Marsuki AG, menyerahkan bantuan kepada korban banjir di Kecamatan Bangsalsari, Senin (18/01/2021)

Jember.LONTARNEWS.COM. Dewan Pengurus Daerah (DPD) dan kader Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang tertimpa musibah banjir. Kali ini, bantuan diberikan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir di Kecamatan Bangsalsari dan Tanggul.

Pemberian bantuan dilakukan dengan cara diterimakan langsung kepada keluarga korban. Ini dilakukan, dengan maksud, agar para pengurus dan kader Nasdem bisa bersilaturahmi dengan keluarga korban, sekaligus mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“Bantuan ini sengaja diberikan langsung kepada keluarga korban. Tidak ada maksud apa-apa, kita hanya ingin melihat langsung kondisi korban, sekalian juga bersilaturahim,” ungkap H Marsuki AG, Ketua DPD Partai Nasdem, Kabupaten Jember, di lokasi bencana banjir di Kecamatan Bangsalsari, Senin (18/01/2021).

Ungkapan senada juga disampaikan Ketua Fraksi Partai Nasdem, DPRD Jember, Gembong Konsul Alam. Kehadirannya ke lokasi dan bertemu langsung dengan korban banjir, tidak lebih hanya sebagai ungkapan empati atas musibah yang tengah dihadapi sebagian dari masyarakat. “Pastinya kan tidak mungkin kita datang ke lokasi tanpa membawa apa-apa. Bantuan yang kita berikan dan nilainya tidak seberapa itu untuk membantu meringankan beban mereka,” tuturnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Dedi Dwi S, yang ikut dalam kegiatan bhakti sosial tersebut menambahkan, bantuan untuk korban banjir yang dihimpun dari seluruh jajaran DPD Nasdem, Fraksi Partai Nasdem DPRD Jember, anggota DPRD Jatim dan DPR RI, bisa memberikan manfaat dan ikut meringankan beban mereka. “Walaupun nilainya tidak seberapa, tapi mudah-mudahan bisa memberi manfaat meringankan beban saudara-saudara kita,” tambahnya.

Sekedar diketahui, aksi kemanusiaan yang digelar DPD Partai Nasdem Jember ini, merupakan kelanjutan dari kegiatan serupa yang dilakukan sebelumnya. Kali ini, gelar aksi kemanusiaan dilakukan di Kecamatan Bangsalsari.

Selain diikuti jajaran pengurus DPD dan DPC, kegiatan ini juga diikuti ibu-ibu muslimat. Di bawah koordinasi Winti Isnaeni, ibu-ibu muslimat juga ikut turun ke lokasi turut membagikan bantuan.(*).

 263 kali dilihat,  12 kali dilihat hari ini

Kategori
Sosial

Peduli Nasib Sesama, Kader Partai Nasdem Kompak Bantu Korban Banjir

Jajaran pengurus DPD Nasdem bersama anggota Fraksi Nasdem Jember serta anggota DPRD Jatim dan kader Partai Nasdem Jember, dalam acara penyerahan bantuan korban banjir kepada petugas BPBD Kabupaten Jember di posko banjir Balai Desa Wonoasri, Tempurejo, Minggu (17/01/2021)

Jember.LONTARNEWS.COM. Di tengah banyaknya persoalan yang dihadapi Kabupaten Jember, ditambah masih berlangsungnya pandemi Covid-19, DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kabupaten Jember mencoba menyisihkan waktu untuk membantu kesulitan sesama yang tengah menghadapi musibah. Langkah ini ditempuh, sebagai wujud kepedulian untuk ikut membantu meringankan beban yang mereka hadapi.

Aksi dilakukan dalam bentuk pemberian bantuan berupa sembako, mie instan, pakaian layak pakai serta nasi bungkus dan air mineral. “Bantuan untuk saudara-saudara kita yang menjadi korban banjir ini, tidak hanya dilakukan di sini (Desa Wonoasri, Kecamatan Tempurejo, red), tapi juga masyarakat di beberapa kecamatan yang tertimpa banjir,” terang H Marsuki. A. Ghafur. SE, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Jember, Minggu (17/01/2021).

Gelar aksi kemanusiaan ini terselenggara atas kebersamaan DPD Nasdem bersama Fraksi Partai Nasdem DPRD Jembe, DPRD Jawa Timur dan DPR RI serta kader partai. Direncanakan, aksi kemanusiaan ini akan terus dilakukan hingga ke seluruh daerah yang dilanda banjir.

Bantuan yang diberikan berupa mie instan, beras, pakaian layak pakai serta nasi bungkus dan air mineral. “Kegiatan ini murni kemanusiaan. Kita ingin membantu saudara-saudara kita yang tengah menghadapi musibah. Apalagi ini sesama warga Jember,” tandasnya.

Anggota Fraksi Nasdem, Retno bersama kader Nasdem berbaur dengan relawan kemanusiaan dan petugas BPBD Jember membungkus nasi untuk diberikan kepada korban banjir

Sebelum ini, aksi serupa dalam rangka membantu korban banjir juga dilakukan Fraksi Partai Nasdem DPRD Jember. Bantuan yang diberikan berupa makanan nasi bungkus.

Pemberian nasi bungkus ini dilakukan, karena disadari, mereka yang menjadi korban banjir tidak berkesempatan memasak. Sehingga bantuan yang siap untuk dikonsumsi sangat dibutuhkan.

“Bantuan kita berikan selama dua hari di daerah Grenden. Bantuan yang diberikan berupa makanan nasi bungkus,” tutur Retno Asih Juwita Sari, dari Fraksi Nasdem DPRD Jember.

Selain makanan nasi bungkus, bantuan lain yang diberikan, lanjut Retno, yakni berupa sembako. “Untuk yang di Desa Karangrejo, Gumukmas, bantuannya berupa sembako,” tambah Retno. (*).

 285 kali dilihat,  10 kali dilihat hari ini

Kategori
Kesehatan

Gandeng PMI Jember, RS dr Soebandi Tangani Penderita Covid-19 dengan Terapi Plasma Konvalesen

Direktur RSD dr Soebandi Jember, dr Hendro Sulistyo dan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember EA Zainal Marzuki, usai penandatanganan kerjasama, di RM Lestari, Jember, Kamis (07/01/2021)

Jember.LONTARNEWS.COM. Penderita Covid-19 di Kabupaten Jember dan sekitarnya kini tak perlu lagi terlalu cemas dengan penyakit yang dideritanya. Pasalnya, PMI Kabupaten Jember dan Rumah Sakit Daerah dr Soebandi (RSDS) Jember menandatangani kerjasama pelayanan plasma konvalesen.

Terapi plasma konvalesen merupakan salah satu cara ampuh untuk menyembuhkan Covid-19. Plasma konvalesen berasal dari plasma sel darah mantan penderita Covid-19 yang sudah sembuh (penyintas)

Penandatanganan kerjasama pelayanan plasma konvalesen RSD dr Soebandi dengan PMI Jember ini untuk penanganan penderita Covid-19 dengan kondisi berat. “Kerjasama pelayanan plasma konvalesen ini menyikapi kondisi pandemi Covid-19 yang butuh keseriusan penanganan. Sebab itu, kita dan RSD dr Soebandi berkolaborasi untuk memproduksi plasma konvalesen,” ungkap EA Zainal Marzuki SH MH, Ketua PMI Kabupaten Jember, dalam acara penandatanganan kerjasama dengan RSD dr Soebandi, di RM Lestari, Jember, Kamis (07/01/2021)

Saat ini, kebutuhan plasma konvalesen kata Zaenal sangat besar, karena disadari manfaat plasma konvalesen cukup baik. “Kita berkoordinasi dengan pihak RSD dr Soebandi untuk bisa memenuhi plasma konvalesen di daerah jejaring PMI Jember. Kerjasama ini berkaitan dengan SDM dan peralatan produksi plasma konvalesen,” jelasnya.

Terkait dengan ketersediaan plasma konvalesen, Direktur RSD dr Soebandi Jember dr Hendro Sulistyo, mengatakan, tidak semua mantan pasien Covid-19 itu bisa mendonorkan plasma. Kalaupun bersedia mendonorkan darahnya, terlebih dahulu mereka harus melalui seleksi donor.

“Karena jumlah calon pendonor plasma ini tidak sedikit, selain juga harus memenuhi kriteria,” katanya.(*).

 75 kali dilihat

Kategori
Berita

Tak Ada BBM untuk Operasional, Puluhan Truk Pengakut Sampah Diparkir Depan Kantor Pemkab Jember

Para sopir truk pengangkut sampah terpaksa memarkir kendaraannya di depan kantor Pemkab Jember karena tidak ada bahan bakar untuk operasional.

Jember.LONTARNEWS.COM. Puluhan armada pengangkut sampah terparkir di depan Kantor Pemkab Jember. Para sopir truk pengangkut sampah ini sengaja memarkir kendaraannya, karena tidak memiliki bensin/BBM (bahan bakar minyak) untuk menjalankan tugasnya mengangkut sampah.

“Sejak dua bulan ini belum ada anggaran untuk BBM, sebelumnya kami mengoperasionalkan truk ini menggunakan dana TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai, red). Namun karena sekarang uangnya habis, ya sudah, truk diparkir dan tidak beroperasi,” ujar Sunidar koordinator sopir truk pengangkut sampah, Senin (04/01/2020).

Mandeknya kegiatan pengangkutan sampah oleh para sopir ini juga disertai pemberitahuan lewat tulisan yang dipasang pada bagian depan truk. Tulisan dimaksud yakni, “Mohon Maaf Kami Tidak Operasional, Truk Sampah Ini Butuh BBM”.
Sampai kapan aksi mogok kerja para sopir truk pengakut sampah ini akan dilakukan, Sunidar belum bisa memberi kepastian. Namun diisyaratkan, jika ada BBM operasional, dia memastikan tugas mengangkut sampah akan kembali dilakukan sebagaimana biasa.

“Sampai kapan kita juga tidak tahu, yang jelas sampai ada keputusan, dan karena kita sudah tidak mampu lagi nalangi dana operasional, karena bayaran juga belum, yang jelas kita nunggu keputusan pimpinan dulu,” papar Sunidar.

Di lain pihak, petugas kebersihan yang biasa membersihkan alun-alun Jember, Slamet, mengaku, meski truk pengangkut sampah tidak beroperasi, namun dirinya tetap melakukan aktivitasnya menyapu dan membersihkan jalanan. Sampah-sampah itu hanya akan dikumpulkan saja.

“Kita prihatin saja mas, karena memang truk butuh BBM. Tapi kalau untuk menyapu, kami tetap menjalankan, walau sampahnya hanya kita kumpulkan saja dan tidak terangkut. Sebenarnya saat ini juga waktunya memotong rumput alun-alun, tapi mesin pemotong juga tidak bisa dioperasionalkan, karena tidak ada anggaran,” imbuh Slamet.(*).

 81 kali dilihat

Kategori
Wisata

Menikmati Wahana Kincir Angin di Dira Park Kencong, Pengunjung: “Seperti Ada Dimana Gitu..!!!”

Regina Puspita Naula, Pengunjung Taman Kincir Angin, Dira Shopping Centre and Water Park, Kencong, Jember.

Jember.LONTARNEWS.COM. Dira Shopping Centre and Water Park, Kencong, Jember, terus melakukan langkah inovatif. Wahana wisata yang selama ini menjadi pendukung bisnis ritel Dira Group, berusaha untuk terus dikembangkan dan ditambah.

Terbaru, melengkapi wahana wisatanya, Dira Group membuat Taman Kincir Angin di komplek Dira Shopping Centre and Water Park, Kencong. Sungguh sebuah konsep wisata yang menakjubkan dan sangat menarik.

Banyak pengunjung yang mengaku kagum dan terkesima dengan wahana wisata baru ini. Mereka menilai Taman Kincir Angin yang dibuat di Dira Park, semakin melengkapi destinasi wisata di Kabupaten Jember.

“Saya sendiri baru sekarang ke taman kincir angin ini. Seperi ada dimana gituh, kayak bukan di Kencong,” aku Regina Puspita Naula, pengunjung Dira Park Kencong, Kamis (31/12/2020).

Kesan seperti ini kata Regina, tidak hanya dirasakan dirinya, tapi juga teman-temannya dari luar daerah yang berkunjung ke Dira Kencong. Diantara mereka, lanjut dia, bahkan ada yang mengatakan, menikmati wahana Kincir Angin di Dira Park Kencong, layaknya berada di negeri Kincir Angin, Belanda.

“Iya, menurut teman-teman saya, ini kayak di negara Eropa, Belanda,” tandas perempuan cantik yang sehari-hari sebagai pendidik di SDN Kencong 02 itu.

Hal lain yang menurut Regina menjadi kelebihan sekaligus daya tarik dari Taman Kincir Angin, lokasi dan makanan yang disediakan. “Ini konsepnya kan berada di tengah sawah, enak, bisa untuk santai. Di sini juga menyediakan makanan khas ndeso,” imbuhnya.

Manager Area Dira Shopping Centre and Water Park, Kencong, Dian Pertiwi, menambahkan, konsep pembuatan Taman Kincir Angin sengaja dihadirkan untuk memanjakan dan nemuaskan pengunjung. Karena banyak pengunjung berkeinginan, Dira Group, terutama yang di Kencong, bisa terus menghadirkan inovasi baru, agar tidak monoton.

Wahana baru berupa Taman Kincir Angin ini berdiri di atas lahan yang cukup luas, 4.500 m². “Letaknya di alam persawahan, alamnya juga terbuka, menghadirkan berbagai macam warna (warna kincir), ada sekitar 6 warna dengan 4000 kincir,”paparnya.

Dian Pertiwi, Manager Area Dira Shopping Centre and Water Park, Kencong, Jember.

Kepada pengunjung, Dian berharap, saat berkunjung ke Dira Park Kencong, hendaknya tetap mematuhi protokol kesehatan. “Selama pandemi ini kita tetap mengikuti protokol kesehatan. Dimana kita mewajibkan customer menggunakan masker, mencuci tangan, juga melewati desinfektan,” terangnya.(*).

 287 kali dilihat,  6 kali dilihat hari ini

Kategori
Infrastruktur

Januari 2021 Bandara Notohadinegoro Kembali Layani Penerbangan Surabaya – Jember PP

Aktifitas di Bandara Notohadinegoro, Jember (foto istimewa)

Jember.LONTARNEWS.COM. Setelah sempat sepi dari penerbangan dalam beberapa bulan, bandara Notohadinegoro, Jember, kembali akan melayani penerbangan Surabaya-Jember PP. Kepastian akan dimulainya layanan penerbangan yang sempat terhenti akibat pandemi Covid-19 ini, disampaikan Kepala UPT Bandara Notohadinegoro Jember Edy Purnomo.

Bandara Notohadinegoro sendiri pada sepanjang tahun 2020 sebenarnya tetap beroperasi, namun karena jumlah penumpang mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19, terpaksa pihak maskapai membatalkan penerbangan. “Karena pandemi Covid-19 berdampak terhadap jumlah penumpang, maskapai membatalkan penerbangan,” ungkap Edy.

Penerbangan tetap akan dilayani maskapai Wings Air. Layanan rute penerbangan Jember – Surabaya dan Surabaya – Jember, menggunakan pesawat jenis ATR 72/600.

Mulai dibukanya kembali penerbangan Surabaya – Jember dan sebaliknya ini, cukup mendapat sambutan dari masyarakat pengguna jasa transportasi penerbangan. Ini terbukti, meski jadual penerbangan baru berlaku awal tahun 2021, namun pemesanan tiket untuk tujuan Surabaya sudah ada sejak pekan kedua Desember 2020.

Untuk penerbangan dari Surabaya ke Jember pukul 10.30 dan kembali ke Surabaya dari Jember pukul 11.40. “Untuk aktual keberangkatan Wings Air tetap mengacu kebijakan manajemen pusat. Sedangkan untuk jadwal penerbangan tidak ada perubahan, tetap seperti semula,” tambah Ricco Permana Hadi, Airport Manager Wing’s.

Mengenai dimulainya lagi penerbangan di Bandara Notohadinegoro pada awal 2021, Rico mengimbau, sesuai anjuran pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan, semua calon penumpang pesawat udara diwajibkan menunjukan dokumen rapid test anti gen. Kebijakan ini dikeluarkan sebagai upaya untuk mencegah persebaran Covid-19.(*).

 156 kali dilihat,  4 kali dilihat hari ini

Kategori
Berita

Soal Ambrolnya Tebing Jembatan Patemon yang Mengakibatkan Orang Terperosok ke Sungai, Warga Minta Tidak Hanya Disurvei Tapi Dibangun

Pj Kepala Desa Patemon, Suryanto, saat meninjau tebing jembatan Desa Patemon, Tanggul, yang longsor dan saat ini diberi pagar pembatas, Sabtu (26/12/2020).

Jember.LONTARNEWS.COM. Menyusul terjadinya peristiwa terperosoknya gadis berusia 16 tahun, Nafisa, di lubang tebing jembatan di Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Jember, pada hari Rabu (23/12/2020), warga setempat berharap pemerintah segera melakukan perbaikan atas jembatan itu. Pembangunan jembatan ini butuh kesegeraan untuk dilakukan, mengingat kondisinya sudah sedemikian parah dan sangat membahayakan.

“Jangan seperti yang sudah-sudah, hanya disurvei dan diukur sampai berkali-kali, tapi tindaklanjutnya tidak pernah ada,” tukas Gatot Budiono, warga Desa Patemon, Kecamatan Tanggul, Sabtu (27/12/2020).

Perbaikan dan pembangunan jembatan yang merupakan jalur utama menuju tempat wisata Pemandian Patemon dan Desa Kramat Sukoharjo ini, lanjut Gatot, butuh kesegeran. Karena jika tidak, keadaannya dipastikan akan semakin parah, apalagi saat ini musim hujan.

Saat ini saja, tebing jembatan yang mengalami longsor, kondisinya sudah sampai aspal jalan. “Sebaiknya jangan menunggu kondisinya semakin parah sampai tidak bisa dilalui kendaraan,” sergah pria yang kesehariannya berprofesi sebagai advokat itu.

Menanggapi harapan masyarakat ini, Pj Kepala Desa Patemon, Suryanto, mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Baik dengan pihak kecamatan, kabupaten maupun provinsi.

“Kita akan segera ajukan ke dinas terkait, paling tidak akan koordinasi dengan muspika. Mungkin nanti ke pemerintah kabupaten atau propinsi,” ujar Suryanto, saat ditemui di lokasi terjadinya longsor, Sabtu (26/12/2020).

Koordinasi ini harus dilakukan, karena pemerintah desa Patemon tidak memiliki kemampuan untuk membangun jembatan itu. “Anggarannya terlalu besar. Yang kedua, anggaran yang kemarin sudah diploting untuk pembangunan yang lain,” tandasnya.

Pengajuan perbaikan atas jembatan yang sudah tidak layak karena terlalu sempit dan kondisi juga membahayakan ini, menurut Suryanto, sebenarnya sudah sering dilakukan. Namun sejauh ini tidak pernah ada tindaklanjutnya.

“Tapi mudah-mudahan tahun ini bisa terealisasi. Harapan kami semuanya bisa terlibat, karena ini tanggung jawab bersama,” tambahnya. (*).

 537 kali dilihat