Perkembangan Mutasi GTT Akan Terus Dipantau, Agar Guru Bisa Bertugas Dekat dengan Domisilinya

  • Whatsapp
Wakil Bupati Jember, Drs KH Muqit Arief, menyerahkan 107 SK Mutasi di ruang Tamyaloka Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Senin (20/1/2020)
Wakil Bupati Jember, Drs KH Muqit Arief, menyerahkan 107 SK Mutasi di ruang Tamyaloka Pendopo Wahyawibawagraha Jember, Senin (20/1/2020)

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Mutasi terhadap guru tidak tetap (GTT) di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dilakukan Pemerintah Kabupaten Jember. Kali ini, sebanyak 158 guru menerima Surat Penugasan GTT Mutasi Semester I tahun 2020.

Dalam hal mutasi, Wakil Bupati Jember, Drs. KH. A. Muqit Arief menyatakan, akan terus memantau perkembangannya. Sebab, nanti pasti ada guru yang pensiun atau formasi kosong.

“Akan diusahakan semaksimal mungkin agar guru yang ada ini bisa bertugas di tempat yang dekat dengan domisilinya,” ujar Wabup Muqit Arief, dalam acara penyerahan Surat Penugasan GTT Mutasi Semester I tahun 2020 kepada 158 guru, di Pendopi Wahya Wibawagraha, Senin (20/1/2020).

Dijelaskan, guru yang mengajukan mutasi tersebut terdiri dari 126 guru yang ingin dekat dengan tempat tinggal. Mereka juga mengajukan mutasi karena formasi di tempatnya mengajar telah penuh terisi oleh guru PNS. “Jadi GTT tidak memiliki waktu mengajar,” ungkapnya.

Selain itu, ada juga tiga guru yang mengajukan mutasi karena sekolah tempatnya mengajar telah tutup atau tidak beroperasi kembali. Dari 126 guru yang dimutasi karena domisili, terdapat 48 mutasi yang masih belum bisa direalisasikan.

Sedang 78 mutasi sudah direalisasikan. “Ini karena keterbatasan sekolah-sekolah yang dekat dengan tempat tinggal para pemohon,” jelas Wabup Muqit Arief.

Kepada para guru, wabup berpesan agar dimanapun para guru guru berada, tetap menemani anak-anak calon pemimpin masa depan dalam mengukir prestasi. “Karena anak-anak adalah pemegang dan pengisi estafet kemerdekaan ke depan,” tutur wabup.

Sebagai insan pendidikan, wabup berharap guru tidak hanya mentransfer pendidikan. Guru diharapkan menjalankan tugasnya untuk melahirkan anak didik dengan pendidikan watak, karakter, dan mencetak anak didik yang cinta terhadap NKRI.

Selain itu, wabup juga mengingatkan bahwa dengan segenap keikhlasan dan ketulusan dalam mengukir prestasi pada generasi muda saat ini, akan menjadi penentu pada masa yang akan datang.

“Selamat bertugas di tempat baru. Semoga dapat segera menyesuaikan diri, dan bisa melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pungkas wabup. (*)