Alumni DTS Diharapkan Bantu Jember Menjadi Smart City

  • Whatsapp
Eka Handayani, Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, bersama Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (17/10/2019).
Eka Handayani, Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, bersama Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (17/10/2019).

LONTARNEWS.COM. I. Jember – Rencana akan dibentuknya starup alumni Digital Talent Scholarship (DTS), oleh Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Kominfo Surabaya, diharapkan bisa membantu percepatan Jember menjadi smart city dan mempercepat industry 4.0. DTS juga harus bisa membantu Pemkab Jember untuk menciptakan berbagai inovasi di pemerintahan.

”Karena semuanya sudah serba digital,” ujar Eka Handayani, Kepala BPSDMP Kominfo Surabaya, usai menemui Bupati Jember, dr. Hj. Faida, MMR di Pendopo Wahya Wibawagraha, Kamis (17/10/2019).

Inovasi di bidang digital, kata Eka, seperti e-transport, pendopo ekspres, mobile rombong atau oulet, e-sedekah yang terkoneksi dengan Baznas, e-warung yakni 1.000 warung berjejaring online dan terdistribusi. “Serta aplikasi untuk mengetahui stok dan lokasi panen sejumlah bahan pokok. Jadi sekarang ada panen apa dan dimana bisa diketahui,” jelasnya.

Harapan ini disampaikan, karena dari pertemuannya di Pendopo Wahya Wibawagraha, Bupati Jember menyatakan dukungannya atas rencana BPSDMP Kominfo Surabaya untuk membentuk startup alumni Digital Talent Scholarship (DTS). “Bupati siap mendukung pembentukan startup alumni DTS 2018,” terang Eka Handayani.

Startup yang akan dibentuk nantinya, lanjut Eka Handayani, berdasarkan 4C, yakni coffee, cigar, chocolato, dan culture. Para alumni DTS yang aian membentuk startup itu telah menjalani ujian yang digelar di Politeknik Negeri Jember. “Ada 189 orang peserta dengan peserta dari Jember sebanyak 98 orang,” paparnya.

Untuk pembentukan startup ini, Eka mengaku akan melaksanakan booth camp selama dua hari. Ada perwakilan dari UMKM dan ketua tim alumni DTS sebanyak 10 orang.

Dalam acara tersebut akan didiskusikan aplikasi-aplikasi yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Acara ini rencananya akan digelar pada bulan November 2019. (*)